Tips Aman Dan Manfaat Berenang Saat Hamil

Tips Aman Dan Manfaat Berenang Saat Hamil

Ketika hamil, bukan berarti Anda harus menghentikan semua aktivitas fisik seperti olahraga. Pilih saja olahraga yang banyak manfaat dan aman untuk ibu hamil, seperti renang. Tapi, sebelum berenang perhatikan tips amannya yuk.

Berenang relatif aman dilakukan ibu hamil, dengan catatan memiliki kehamilan yang sehat. Berenang memiliki risiko cedera yang rendah, karena umumnya hanya memerlukan gerakan ringan dan tidak bisa membuat ibu hamil terjatuh.

Manfaat Renang untuk Ibu Hamil

Selama awal kehamilan, menjaga kesehatan dan kebugaran senantiasa harus dilakukan agar tubuh tetap fit, baik untuk ibu maupun untuk janin dalam kandungan.

  • Secara khusus, manfaat berenang saat hamil antara lain:
  • Memperbaiki sirkulasi/peredaran darah
  • Meningkatkan fungsi jantung dan paru
  • Meningkatkan stamina dan kekuatan otot
  • Mengurangi retensi atau penumpukan cairan pada jaringan tubuh yang sering menyebabkan kaki ibu hamil membengkak
  • Membakar kalori berlebih
  • Membantu tidur lebih nyenyak
  • Mengatasi kelelahan
  • Meredakan rasa sakit dan nyeri.

Tips Aman Berenang Saat Hamil

Sebelum berenang, jangan lupa untuk melakukan pemanasan serta pendinginan setelah selesai. Lakukan semua gerakan renang dengan perlahan dan berhati-hati. Cukupi juga konsumsi minummu agar tidak mudah lemas dan kelelahan karena dehidrasi. Berada di dalam air bukan berarti Anda mengurangi cairan, minumlah sebelum, selama dan setelah berenang.

Bagi ibu hamil sebaiknya berenang pada kolam yang memiliki suhu air tidak lebih dari 32 derajat celcius. Sebenarnya kebanyakan kolam renang mempunyai suhu dibawah itu, bahkan memiliki suhu lebih dingin, kecuali pada kolam renang khusus.

Berikut tips aman berenang untuk tiap trimester kehamilan:

  • Trimester Pertama
    Untuk mencegah mual dan membuatmu lebih berenergi sepanjang hari pada kehamilan trimester pertama, berenang bagus dilakukan pada pagi hari. Anda juga bisa melakukan variasi gaya renang agar tetap nyaman dan menyenangkan selama latihan.
  • Trimester Kedua
    Walaupun perutmu makin membesar pada kehamilan trimester kedua, renang masih bisa dilakukan, karena olahraga ini merupakan aktivitas yang ringan bagi ibu hamil. Saat mengapung di dalam air, Anda bisa menikmati berenang gaya punggung, tanpa harus merasa khawatir mengalami gangguan aliran darah yang sering terjadi ketika Anda telentang.
  • Trimester Ketiga
    Pada minggu-minggu terakhir kehamilan trimester ketiga biasanya akan merasa lebih nyaman. Anda bisa mencoba berbagai gaya renang yang paling nyaman dilakukan. Baju renang khusus untuk ibu hamil sudah bisa digunakan, yang berguna untuk menahan perut yang semakin membesar.

Yang Harus Diperhatikan Saat Berenang

Salah satu hal yang paling ditakutkan oleh ibu hamil ketika berenang adalah kandungan klorin pada kolam renang yang bisa membahayakan ibu dan janin. Namun hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa klorin adalah penyebab utama ibu hamil mengalami keguguran, berat badan lahir bayi rendah, atau cacat tabung saraf.

Bila sudah terbiasa berenang sebelum hamil itu lebih bagus dan kebiasaan tersebut bisa dilanjutkan ketika hamil. Namun, tidak usah takut, kalau belum terbiasa berenang pun, olahraga ini aman dilakukan saat hamil. Tetapi tidak ada salahnya bila berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Agar aman, lakukan peregangan otot sebelum dan sesudah berenang, pilihlah gaya renang yang ringan dan nyaman agar tidak mencederai leher, bahu, atau otot bagian belakang. Gaya dada adalah pilihan terbaik yang bisa Anda pilih, karena gaya ini tidak perlu memutar tubuh atau perut. Hati-hati yah, saat akan memasuki air dan menyelam, sebaiknya hindari melompat yang bisa memberi risiko pada kehamilan.

Jadi, tidak perlu lagi takut untuk bergerak selama hamil yah. Anda bisa melakukan olahraga renang dengan menerapkan tips di atas. Bila otot terasa sakit atau mengencang saat berenang, Anda mungkin mengalami kram otot. Segeralah beristirahat dan naik dari kolam renang. Hati-hati saat keluar dari kolam, dan gunakan sepatu atau sandal yang tidak licin saat berjalan pada permukaan yang basah

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Tips Aman Dan Manfaat Berenang Saat Hamil

Jangan Takut Anak Terlambat Bicara. Kenali Tahapannya Sebagai Berikut!!

Jangan Takut Anak Terlambat Bicara. Kenali Tahapannya Sebagai Berikut!!

Jangan Takut Anak Terlambat Bicara. Kenali Tahapannya Sebagai Berikut!!

Tiap orang tua pasti menantikan kata pertama yang terucap dari buah hati tercinta. Tapi bagaimana jika Bunda tidak kunjung mendengar sepatah kata pun terlontar dari bibir mungil si Kecil?

Jangan terlalu khawatir. Mungkin saja anak Bunda memang belum waktunya untuk mencapai tahapan tersebut. Lantas, bagaimana mengetahui ciri-ciri anak yang tergolong normal dan anak yang memiliki keterlambatan dalam berbicara?

Sebenarnya perkembangan bicara tiap anak berbeda-beda. Namun, ada patokan dasar yang dapat Bunda gunakan untuk mengukur sejauh mana kemampuan bicara anak Bunda sesuai usianya. Hal ini dapat diterapkan untuk mendeteksi apakah anak Bunda mengalami keterlambatan dalam berbicara atau tidak.

Berikut ini adalah patokan kemampuan berbicara anak sesuai usianya.

Usia 3 bulan. Pada usia ini, bayi mulai mengeluarkan suara yang tidak memiliki arti seperti berdekut atau dapat dibilang ‘bahasa bayi’. Dia juga sudah mulai mengenali dan mendengarkan suara Bunda serta memperhatikan wajah Bunda saat berbicara kepadanya.

Sebagai orang tua, Bunda harus jeli dengan tiap tangisan yang dia keluarkan. Pada usia tiga bulan, bayi sudah dapat menangis untuk kebutuhan yang berbeda-beda.

Usia 6 bulan. Bayi mulai mengeluarkan suara-suara yang berbeda dan terdengar lebih jelas suku katanya, walau tidak memiliki arti, seperti mengucapkan “da-da” atau “ba-ba”. Pada akhir usia enam bulan, bayi sudah dapat bersuara untuk mengekspresikan kondisinya saat senang atau sedih, melihat ke arah yang menimbulkan suara, dan memperhatikan alunan musik.

Saat namanya disebut, bayi juga sudah dapat menoleh ke arah Bunda.

Usia 9 bulan. Setelah usia sembilan bulan, bayi akan memahami beberapa kata dasar seperti ‘”tidak” atau “ya”. Dia juga mulai menggunakan nada suara yang lebih luas.

Usia 12 bulan. Dia sudah dapat mengucapkan kata “mama” atau “ayah” dan menirukan kata-kata yang Bunda ucapkan. Pada usia satu tahun ini, dia sudah dapat memahami beberapa perintah seperti, “Ayo, kemari” atau “Ambil botolnya”. Bayi Bunda juga sudah mengenal beberapa benda seperti sepatu, boneka, atau botol susu.

Usia 18 bulan. Bayi sudah dapat mengulang kata-kata yang Bunda ucapkan kepadanya dan akan menunjuk ke sebuah benda atau bagian tubuh yang Bunda sebutkan. Di usia tersebut, bayi juga sudah dapat mengucapkan sekitar 10 kata dasar. Namun normal jika ada beberapa kata yang masih belum jelas pengucapannya seperti kata “makan” disebut “mam”.

Usia 24 bulan. Dia sudah dapat mengucapkan setidaknya 50 kata dan berkomunikasi memakai dua kosa kata seperti “mau susu”.

Usia 3-5 tahun. Kosakata yang dimiliki anak pada usia tersebut akan berkembang dengan cepat. Pada usia tiga tahun, sebagian besar anak-anak dapat menangkap kosakata baru dengan cepat. Mereka juga sudah dapat memahami perintah yang lebih panjang seperti, “Ayo, cuci kaki dan sikat gigi” atau “Buka sepatunya lalu ganti baju”.

Pada usia empat tahun, dia akan berbicara menggunakan kalimat yang lebih panjang dan dapat menjelaskan sebuah peristiwa. Satu tahun kemudian, dia sudah dapat berbincang-bincang dengan orang lain.

Cara Menstimulasi Kemampuan Berbicara Anak

Peran aktif Bunda sebagai orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan bicara anak. Ada cara-cara yang dapat Bunda lakukan untuk merangsang kemampuan berkomunikasi si Kecil.

Ikuti semua ucapannya. Perhatikan suara-suara tidak jelas ala bayi yang terucap dari si Kecil. Kemudian ikuti dengan persis suara tersebut. Saat masih bayi, kata-kata yang terucap dari si Kecil kerap terdengar tidak jelas. Meski Bunda tidak mengerti apa maksudnya, Bunda dapat mengulangi perkataannya sesuai yang Bunda tangkap. Lalu bertanya kepadanya apa maksud dari kata-kata tersebut.

Berbicara Sambil Bergerak. Saat berbicara dengan bayi, Bunda harus aktif bergerak dan ekspresif. Misal Bunda mengatakan, “Ayo, kita minum susu” sambil menggoyang-goyangkan botol susu atau Bunda dapat membelai sebuah boneka sambil mengatakan “Sayang bonekanya, dielus-elus.”

Begitu pula saat mengajarkannya mengenal bagian-bagian tubuh.

Biasakan membuat narasi. Meski dia belum dapat berbicara layaknya orang dewasa, Bunda tetap dapat memakai percakapan sehari-hari saat berkomunikasi dengannya. Misalnya saat memakaikan baju pada anak Bunda dapat berbicara, “Hari ini (dapat sebut namanya) pakai baju motif bunga-bunga agar terlihat cantik” sambil memperlihatkan baju kepada si Kecil. Hal ini dapat membantu bayi memahami objek tertentu melalui perkataan Bunda. Terapkanlah hal ini pada kegiatan lainnya seperti saat mandi, memberikan makan, mengganti popok, dan sebagainya.

Selain itu, bayi juga suka mendengar suara orang tuanya. Pada saat itu bayi belajar untuk berbicara, terutama saat Bunda berbicara kepadanya.

Biasakan selalu berbicara menggunakan kalimat lengkap kepadanya. Contohnya ketika dia menunjuk ke arah boneka yang berada di atas meja. Bunda jangan langsung mengambilkannya. Lebih baik ucapkanlah satu atau dua kalimat seperti, “Kamu mau bemain dengan boneka ini?” Ketika dia merespons dengan anggukan atau senyuman, Bunda dapat langsung memberikannya.

Kembali menjadi anak kecil. Ketika memiliki anak, terkadang orang tua harus dapat berakting menjadi anak kecil. Ajak si Kecil untuk bermain, berpura-pura, atau membayangkan sesuatu untuk mengembangkan kemampuan verbalnya. Misalnya, pura-pura menelepon ayah dengan telepon mainan.

Puji perkembangannya. Selalu beri pujian, senyuman dan pelukan tiap kali dia mengeluarkan suara atau kosakata baru. Pada umumnya, bayi belajar berbicara dari reaksi orang-orang di sekitarnya.

Kapan Bunda Harus Konsultasi ke Dokter?

Bunda dapat berkonsultasi ke dokter jika anak Bunda tidak menunjukkan kemampuan berbicara sesuai patokan dasar yang telah disebutkan di atas. Sebaiknya lakukan pengecekan ke dokter sedini mungkin ketika Bunda melihat ada kejanggalan pada si kecil. Hal tersebut dapat sangat bermanfaat bagi masa depannya.

Saat berkonsultasi ke dokter, biasanya anak Bunda akan menjalani beberapa tes seperti tes pendengaran. Satu dari sekitar tiga ratusan bayi yang baru lahir memiliki gangguan pendengaran, salah satu faktor yang menghambatnya berbicara.

Bunda juga dapat mengajak Bunda ke ahli patologi bahasa. Seorang terapis dapat mendiagnosis dan menangani hal-hal yang dapat mengganggu perkembangan berbicara anak. Dia juga dapat memberikan tips untuk Bunda dan merekomendasikan beberapa permainan untuk mengembangkan kemampuan berbicara anak.

Pemantauan perkembangan anak juga dapat Bunda lakukan untuk mengetahui apakah anak Bunda memiliki kelainan, seperti autisme atau keterbelakangan mental yang dapat menyebabkan keterlambatan bicara.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Jangan Takut Anak Terlambat Bicara. Kenali Tahapannya Sebagai Berikut!!

Ketahui Mitos VS Fakta Mengenai Kehamilan

Ketahui Mitos VS Fakta Mengenai Kehamilan

Mitos tentang kehamilan telah beredar di masyarakat dan kerap dipercaya sebagai sesuatu yang dapat dijadikan patokan di dalam rutinitas. Bahkan sebagian besar dari mitos tersebut sudah bersifat turun-temurun sehingga banyak ibu hamil yang terlanjur menerapkannya.

Pada saat hamil, Bunda disarankan untuk memahami informasi mana yang benar dan mana yang hanya mitos agar tidak salah menerapkannya.

Untuk mencari tahu mitos yang banyak berkembang sekaligus mengetahui apa saja fakta di baliknya, Bunda dapat menyimak mitos VS fakta tentang kehamilan di bawah ini.

Mitos bentuk perut ibu dan jenis kelamin bayi

Ibu hamil yang perutnya membulat ke samping, maka bayi akan berkelamin perempuan. Jika perut ibu meruncing ke depan, berarti bayi akan berkelamin laki-laki.

Faktanya?

Bentuk perut ibu hamil tergantung kepada bentuk tubuh alami ibu hamil itu sendiri.Jika ibu hamil bertubuh mungil, maka bentuk perut cenderung berbeda dengan bentuk perut ibu hamil yang berpostur tinggi atau besar.

Mitos gerhana bulan

Ibu hamil yang melihat gerhana bulan, bayi di dalam kandungan akan lahir dengan kondisi bibir sumbing.

Faktanya?

Bibir sumbing dapat terjadi karena adanya faktor genetik dan faktor lingkungan di sekitarnya. Berbeda dengan suku Aztec yang percaya bahwa gerhana bulan adalah gigitan di wajah,sebagaimana mereka meyakini bahwa ibu hamil yang melihat gerhana akan mengalami kejadian yang sama pada bibir bayi yang dikandung. Jadi dengan kata lain, bibir sumbing pada bayi tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan bulan.

Mitos larangan mandi

Ibu hamil tidak boleh mandi karena kotoran yang ada di air akan meresap dan membuat bayi terkontaminasi oleh kotoran dari tubuh ibu.

Faktanya?

Bayi terlindungi oleh selaput lendir yang membungkus rahim sehingga kotoran tidak akan sampai ke tubuh bayi. Meskipun sedang hamil, Bunda dapat tetap mandi asalkan menggunakan air dengan suhu yang sejuk untuk tubuh.

Mitos makan banyak

Ketika hamil, ibu hamil harus makan untuk porsi dua orang.

Faktanya?

Ibu hamil memang harus makan untuk dua orang, tetapi bukan berarti dalam sekali waktu makan harus mengonsumsi dua porsi untuk orang dewasa. Sebagai gambaran, wanita dengan berat badan normal, pada saat hamil hanya membutuhkan kalori tambahan sebesar 300 kalori per hari untuk menunjang pertumbuhan bayi. Jumlah itu hanya setara dengan segelas susu skim. Jadi, jangan sampai Bunda menambahkan kalori secara berlebihan karena akan sulit membuang kalori lagi nantinya setelah melahirkan.

Mitos larangan naik pesawat

Naik pesawat akan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan akibat radiasi, baik karena mesin pemindai di bandara maupun karena tempat ketinggian.

Faktanya?

Mesin X-ray atau mesin pemindai tubuh yang ada di bandara dan berada di ketinggian di dalam pesawat memang memancarkan radiasi,namun yang perlu Bunda ketahui adalah tingkat radiasi tersebut terbilang kecil dan tidak cukup untuk menembus masuk ke tubuh sehingga tidak akan mengganggu bayi yang ada di dalam kandungan, menurut seorang profesor ahli fetomaternal.

Mitos berhubungan intim

Berhubungan seksual dapat membahayakan kehamilan.

Faktanya?

Hubungan seksual tidak akan membahayakan bayi di dalam kandungan karena bayi terlindung oleh kantong ketuban, otot rahim yang kuat, serta lapisan lendir tebal di mulut rahim. Orgasme juga tidak menyebabkan keguguran karena kontraksi otot pada saat orgasme berbeda dengan kontraksi ketika melahirkan. Bunda tidak perlu khawatir selama kondisi kehamilan tidak ada kelainan. Namun tanyakan terlebih dahulu ke dokter bagi ibu yang berisiko keguguran, persalinan prematur, ataupun terjadi perdarahan dari vagina yang belum diketahui sebabnya. Kemungkinan dokter menganjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual.

Yang perlu diwaspadai adalah infeksi penyakit menular seksual. Jika ibu hamil terinfeksi penyakit tersebut,misalnya HIV, klamidia, kutil, atau herpes, maka besar kemungkinan bayi akan terinfeksi juga.

Mitos kondisi awal kehamilan

Semua ibu hamil mengalami kondisi awal yang sama.

Faktanya?

Lonjakan hormon yang terjadi pada awal kehamilan membuat ibu hamil mengalami kondisi yang tidak biasa. Misalnya, sensitif terhadap aroma tertentu, ingin menikmati makanan tertentu, atau mulut yang tidak pernah berhenti memproduksi liur. Kondisi semacam ini tidak selalu sama. Ibu hamil yang sensitif terhadap aroma tertentu belum tentu mengalami produksi liur yang berlebih. Begitu juga dengan ibu hamil yang mengalami produksi liur berlebih, belum tentu merasa ingin mengonsumsi makanan tertentu.

Mitos-mitos di atas hanya sedikit dari sekian banyaknya mitos tentang kehamilan. Sebelum telanjur mengikuti mitos yang belum tentu kebenarannya, Bunda disarankan untuk mencari tahu terlebih dahulu fakta yang sebenarnya

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Ketahui Mitos VS Fakta Mengenai Kehamilan

Manfaat Lemon Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Manfaat Lemon Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Lemon yang mengandung vitamin C dianggap sebagai buah yang baik bagi kesehatan dan kecantikan. Selain mengandung vitamin C, lemon juga mengandung bioflavonoid yang menjadi salah satu bentuk antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas .

Tidak hanya mengandung 51 persen vitamin C yang dibutuhkan tubuh, lemon juga mengandung serat, protein, kalsium, dan masih banyak mineral lainnya. Dengan kandungan vitamin dan mineralnya, lemon memberikan manfaat yang cukup banyak bagi tubuh.

Manfaat Lemon Bagi Kesehatan dan Kecantikan

Untuk mendapatkan manfaat lemon, Bunda dapat dengan langsung mengonsumsinya atau dengan menambahkan beberapa bahan lainnya. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan manfaat lemon lainnya bagi kesehatan.

Meningkatkan daya tahan tubuh. Kenapa dapat membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh? Karena lemon mengandung vitamin C dengan kandungan yang tinggi dan bioflavonoid. Bunda juga dapat terhindar dari flu jika mengonsumsi buah ini.

Melawan radikal bebas. Dengan mengonsumsi lemon baik diolah menjadi jus atau dimakan begitu saja dapat memberikan vitamin c dan antioksidan yang dapat membantu melawan penyebab kanker yaitu unsur-unsur radikal bebas.

Mencegah asma. Walau masih dalam tahap awal penelitian, mengonsumsi vitamin C sebanyak 1 gram per hari diduga dapat mencegah asma.

Menghilangkan ketombe. Campurkan satu gelas air dengan satu sendok teh lemon untuk menghilangkan ketombe membandel pada kulit kepala Bunda. Usapkan campuran tersebut pada kulit kepala Bunda dan cuci setelah 2 menit.

Membantu penyerapan zat besi. Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dengan menambah perasan jeruk lemon. Dengan begitu zat besi di dalam bayam akan lebih mudah terserap oleh tubuh. Zat besi penting bagi kesehatan tubuh karena kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia dan mengganggu fungsi-fungsi tubuh lainnya.

Meminimalkan risiko stroke iskemik. Wanita yang mengonsumsi banyak buah citrus dapat menurunkan kemungkinan untuk terkena stroke iskemik setidaknya sebanyak 19 persen dibandingkan mereka yang tidak. Walau hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut, tidak ada salahnya Bunda memasukkan lemon ke dalam menu makanan Bunda.

Mengangkat sel kulit mati. Dengan mencampurkan perasan lemon dan gula, Bunda akan mendapatkan ramuan alami untuk mengangkat sel kulit mati pada tubuh atau wajah Bunda.

Ambil Manfaatnya dan Tetap Perhatikan Hal Ini

Meski manfaat lemon baik bagi kesehatan dan kecantikan, Bunda juga perlu memerhatikan pemakaiannya karena jika tidak justru dapat menimbulkan iritasi. Jika Bunda menggunakan perasan jeruk lemon pada kulit, maka sebaiknya hindari paparan langsung sinar matahari. Karena kandungan yang terdapat di dalam lemon, yaitu psoralen, dapat membuat kulit Bunda menjadi lebih sensitif dengan paparan sinar matahari. Hindari paparan sinar matahari setidaknya selama 24 jam.

Selain itu, untuk menghindari atau meminimalkan iritasi, Bunda dapat mencampurkan perasan jeruk lemon dengan air. Serta hindari daerah kulit yang tipis seperti bibir atau sekitar mata.

Tidak hanya memerhatikan pemakaiannya, jika Bunda ingin menggunakan lemon sebagai perawatan kulit, perhatikan juga kondisi kulit Bunda. Berikut ini adalah beberapa kondisi kulit yang sebaiknya tidak menggunakan lemon sebagai perawatan kulit.

  • Kulit kering
  • Kulit pecah-pecah
  • Kulit sensitif
  • Seboroik dermatitis

Lemon kaya vitamin C dan kandungan lainnya yang baik bagi kesehatan dan kecantikan. Manfaatkan kandungan yang ada di dalam lemon sebaik-baiknya untuk menjaga kesehatan Bunda dan mendapatkan kulit sehat yang diinginkan. Dengan mengonsumsi lemon secara teratur dan tidak berlebihan, Bunda dapat menuai manfaat-manfaatnya secara maksimal.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Manfaat Lemon Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Sebaiknya Batasi Konsumsi Hati Ayam Saat Hamil

Sebaiknya Batasi Konsumsi Hati Ayam Saat Hamil

Mengonsumsi hati ayam satu atau dua kali sebulan tidak berbahaya bagi ibu hamil. Tetapi jenis makanan ini sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari karena berisiko menyebabkan gangguan pada janin.  

Hati ayam sebenarnya merupakan makanan yang kaya protein, mineral dan vitamin, termasuk vitamin A.  Vitamin ini termasuk jenis vitamin larut dalam lemak dan disimpan dalam hati. Tidak hanya selama masa kehamilan, vitamin A penting untuk membantu penyembuhan jaringan pascapersalinan serta mencegah infeksi.

Kandungan Retinol pada Hati Ayam

Konsumsi hati ayam sebaiknya dibatasi karena mengandung retinol, yaitu salah satu jenis vitamin A, dalam kadar tinggi. Retinol dalam kadar tinggi ini bisa menumpuk dalam tubuh dan bisa menyebabkan kelainan bawaan pada bayi dalam kandungan.

Hati ayam memiliki kandungan retinol yang tinggi, berbeda dengan sayur-sayuran dan buah-buahan yang juga mengandung vitamin A namun dalam jumlah yang jauh lebih sedikit. Oleh karenanya, mengonsumsi sayur dan buah sebagai sumber vitamin A dianggap aman tanpa adanya batasan tertentu.

Waspada juga produk yang terbuat dari hati ayam seperti sosis, umumnya tinggi kandungan retinol.

Perhatikan Konsumsi Suplemen

Selain membatasi konsumsi hati ayam, sebaiknya ibu hamil juga waspada terhadap konsumsi suplemen multivitamin dan minyak hati ikan yang tinggi kandungan vitamin A, misalnya cod liver oil.

Perempuan yang berusia 19 tahun ke atas, terlepas dari apakah sedang hamil atau tidak, dianjurkan untuk tidak mengonsumsi vitamin A lebih dari 10.000 IU per hari.

Meski demikian, bukan berarti ibu hamil harus benar-benar menghindari vitamin A. Vitamin ini tetap dibutuhkan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh bayi, juga kesehatan mata dan kulit. Ibu hamil bisa memperoleh asupan vitamin A dari sayurandan buah-buahan.

Misalnya, brokoli dan wortel yang banyak mengandung beta karotene yang penting untuk perkembangan sistem pernapasan, saraf dan organ tubuh bayi. Contoh lain sumber vitamin A yang aman untuk ibu hamil adalah bayam, sayur kale, ubi, labu, sereal yang diperkaya vitamin A, mangga, dan susu tanpa lemak.

Ibu hamil juga bisa tetap memenuhi kebutuhan vitamin ini dengan menyertakan keju, minyak ikan, telur, dan mentega yang juga mengandung retinol dalam kadar rendah dalam menu harian Anda.

Bagi ibu hamil, sebaiknya batasi konsumsi hati ayam sebanyak 1-2 porsi per bulan, untuk menghindari kelebihan vitamin A yang berbahaya bagi bayi dalam kandungan. Berkonsultasilah lebih lanjut dengan dokter mengenai pilihan makanan sumber vitamin A yang disarankan.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Sebaiknya Batasi Konsumsi Hati Ayam Saat Hamil

Merawat Kulit Bayi Dengan Manfaat Petroleum Jelly

Merawat Kulit Bayi Dengan Manfaat Petroleum Jelly

Merawat kulit bayi yang sensitif sebenarnya tidak terlampau sulit. Hanya saja cara merawat bayi yang baru lahir memang harus ekstra hati-hati. Bicara mengenai perawatan untuk kulit bayi, jangan abaikan petroleum jelly. Zat yang satu ini sangat baik untuk kulit bayi.

Kulit bayi yang baru lahir masih sensitif terhadap bahan wewangian, deterjen, pewarna pakaian, bahkan produk bayi sendiri. Selain itu, ada pula kondisi berkaitan cuaca seperti udara dingin, yang bisa memengaruhi kulit bayi.

Kondisi Kulit Bayi yang Perlu Perawatan Khusus

Beberapa kondisi kulit bayi yang bisa diatasi dengan manfaat petroleum jelly, antara lain:

Eksim

Eksim pada bayi biasanya bisa mulai muncul sejak 2 hingga 6 bulan setelah kelahiran (umumnya dimulai sebelum mencapai usia 5 tahun). Tanda-tandanya adalah muncul ruam merah di pipi, kulit pipi kering, gatal, dan bersisik. Penyebab eksim adalah kulit bayi yang sensitif dan kering. Untuk meringankan keadaan ini, oleskan petroleum jelly sebelum makan dan menjelang tidur, guna menjaga kelembapan kulitnya. Tetap mandikan bayi tetapi jangan terlalu sering. Potong kuku bayi selalu pendek agar tidak melukai kulit ketika menggaruk.

Ruam popok

Ruam popok bisa dikenali dari ruam merah dengan kulit agak menonjol di daerah yang tertutup popok. Kondisi ini terjadi karena kulit bayi yang masih sensitif kontak langsung dengan kotoran yang ada pada popok. Ruam popok ini cenderung terjadi ketika Bunda mengganti menu bayi atau bayi baru saja mengonsumsi makanan baru, sehingga mengubah tekstur dan keadaan kotoran. Menggunakan petroleum jelly bisa membantu mengatasi ruam popok pada bayi. Zat ini bersifat sebagai penghalang yang melindungi kulit dari kotoran yang menyebabkan iritasi.

Membantu Penyembuhan Luka

Saat penyembuhan luka, kulit cenderung akan mengering, dan tak jarang kondisi ini memperlama penyembuhan luka, terlebih jika bagian tersebut terkelupas. Penggunaan petroleum jelly diketahui bisa membantu proses penyembuhan luka dengan mencegah terbentuknya keropeng pada luka yang mengering. Petroleum jelly juga membantu mengurangi rasa gatal pada saat penyembuhan luka, dan menurunkan risiko terbentuknya bekas luka pada kulit. Misalnya pada penyembuhan luka akibat tergores, atau bahkan pada penyembuhan luka sunat, namun, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk penggunaannya.

Tips Merawat Kulit Bayi

Agar kulit bayi tidak mudah sakit dan tetap terjaga kesehatannya, ada beberapa cara tepat dalam merawatnya. Cara-cara tersebut adalah:

Mandi

Mandi pada bayi yang baru lahir, hanya perlu dua atau tiga kali dalam seminggu. Gunakan air hangat untuk mandi bayi. Pastikan air tersebut hangat, bukan panas. Usapkan sabun pada lap lalu usap perlahan ke tubuh bayi. Gunakan cara itu juga untuk memberi sampo pada kepala bayi. Untuk membersihkan wajah, gunakan bola kapas yang sudah dibasahi dengan air. Setelah selesai, angkat bayi dari air, bungkus tubuh bayi dengan handuk, lalu keringkan.

Beri pelembap

Setelah tubuh bayi kering, oleskan pelembap ke kulit tubuhnya. Beri pijatan lembut agar bahan pelembap cepat meresap. Pelembap seperti petroleum jelly, bisa digunakan untuk membuat kulit tubuh bayi terhindar dari kekeringan sekaligus menjaga kelembapan.

Hindari bahan iritan

Sebaiknya berhati-hati dalam menggunakan produk untuk merawat kulit bayi. Beberapa produk mungkin bisa menimbulkan iritasi pada kulitnya. Misalnya bisa berupa parfum atau wewangian atau deterjen yang terkandung di dalam produk sabun mandi, sampo, atau sabun pencuci pakaian.

Cuci pakaian baru

Saat ada pakaian baru untuk bayi, termasuk handuk, pastikan mencuci terlebih dahulu sebelum dipakai. Pakaian-pakaian baru mungkin saja sudah terpapar banyak kotoran atau bahan yang tidak ramah terhadap kulit bayi. Jadi, meskipun tampak baru dan bersih, lebih baik hindari risiko yang akan membuat kulit bayi bermasalah.

Hindari dari sinar matahari

Hindari menjemur bayi di bawah matahari langsung, terutama bayi di bawah enam bulan. Paparan sinar matahari langsung bisa menjadi bahan berbahaya bagi kulit bayi yang masih tergolong amat sensitif. Jika bayi sudah berusia di atas enam bulan baru bisa dibawa ke luar rumah, tapi berikan pelindung. Pelindung ini bisa berupa pakaian yang menutup seluruh tubuh atau berikan tabir surya yang mengandung sun protection factor (SPF).

Pada dasarnya cara merawat kulit bayi tidak sesulit yang Bunda bayangkan. Gunakan produk khusus untuk bayi dan Bunda hanya perlu memahami cara-caranya di atas dan menerapkannya pada bayi. Meskipun Bunda sudah memahami, jika terjadi kelainan pada kulit bayi Bunda, segeralah memeriksakannya ke dokter.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Merawat Kulit Bayi Dengan Manfaat Petroleum Jelly

Kenapa Ibu Hamil Perlu Vaksin Tetanus?Berikut Penjelasannya

Kenapa Ibu Hamil Perlu Vaksin Tetanus?Berikut Penjelasannya

Vaksin Tetanus Toxoid (TT) aman diberikan kepada ibu hamil dan telah diteliti dapat mencegah terjadinya infeksi tetanus neonatal pada bayi baru lahir, serta mencegah risiko tetanus pada ibu serta janin di dalam kandungan.

Tetanus merupakan penyakit yang umum terjadi di negara berkembang, dapat terjadi pada bayi yang lahir dengan kondisi persalinan tidak higienis atau ibunya tidak mendapat vaksinasi tetanus. Tetanus yang terjadi pada bayi baru lahir ini disebut tetanus neonatal. Upaya pencegahan tetanus ini penting karena infeksi tetanus dapat memengaruhi sistem saraf dan dapat berakibat fatal bila tidak diobati.

Tetanus adalah penyakit yang mengancam jiwa. Penyebabnya adalah racun dari bakteri Clostridium tetani. Bakteri ini ditemukan hampir di semua jenis tanah, terutama yang mengandung pupuk kandang. Selain itu, bakteri tetanus juga ada pada debu di dalam rumah, kotoran manusia dan hewan serta besi berkarat. Bakteri tetanus masuk ke tubuh melalui luka terbuka.

Meskipun infeksi tetanus lebih umum menginfeksi melalui luka yang dalam, seperti akibat luka tusuk, gigitan, luka bakar, terpotong, atau borok, tetapi bakteri ini juga dapat menginfeksi pada luka tusukan kecil atau goresan kecil di kulit. Bakteri yang masuk melalui luka akan mengeluarkan racun, eksotoksin, yang menyebar melalui aliran darah dan kelenjar getah bening. Eksotoksin ini kemudian berikatan dengan sel saraf sehingga menyebabkan kekakuan dan kejang otot yang khas. Kondisi semacam ini dianggap cukup parah karena dapat merobek otot, menyebabkan retakan pada tulang atau kompresi tulang belakang.

Ketika ibu hamil menerima vaksin, tubuh ibu akan membentuk antibodi yang kemudian diteruskan juga kepada janin sebagai bentuk upaya perlindungan alami selama dalam kandungan sampai beberapa bulan setelah lahir.

Rekomendasi Vaksin TT untuk Kehamilan Pertama

Pada kehamilan pertama, dokter akan merekomendasikan Anda untuk menjalani setidaknya dua kali suntik vaksin TT. Untuk waktu pemberiannya sendiri dapat berbeda-beda, namun yang terpenting adalah prinsip bahwa vaksin ini aman diberikan selama kehamilan.

Kebanyakan dokter memberikan suntikan pertama pada kehamilan trimester ketiga, biasanya pada usia kandungan tujuh bulan. Suntikan kedua diberikan setidaknya empat minggu setelah suntikan yang pertama. Sementara itu, Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk memberikan suntikan ketiga enam bulan setelah suntikan kedua. Suntikan ketiga ini bertujuan memberi perlindungan selama setidaknya lima tahun ke depan.

Sebagian dokter lainnya lebih memilih untuk memberikan tiga kali suntikan vaksin tetanus dengan jarak tiap suntikan empat minggu, dimulai dari usia kehamilan 28 minggu. Ada juga dokter yang mungkin memberikan suntikan vaksin pertama pada trimester pertama kehamilan, segera setelah Anda dinyatakan positif hamil.

Rekomendasi Vaksin TT Untuk Kehamilan Kedua

Bila Anda hamil lagi dalam waktu dua tahun setelah melahirkan, pemberian vaksin TT akan bergantung kepada riwayat vaksin Anda. Bila pada kehamilan sebelumnya Anda mendapat dua kali suntikan vaksin TT, maka dokter hanya akan merekomendasikan suntikan penguat vaksin atau booster. Sementara itu, bila jarak kehamilan pertama dengan kedua cukup jauh, maka dokter akan menilai kondisi bunda secara lebih saksama untuk menentukan keperluan pemberian vaksin TT.

Meskipun vaksin TT sudah umum digunakan, namun vaksin Tdap (kombinasi vaksin tetanus-diphtheria-pertussis) juga dapat menjadi pilihan. Vaksin Tdap untuk seseorang berusia di atas usia tujuh tahun, termasuk ibu hamil, sebetulnya lebih didukung daripada vaksin tetanus (TT) saja.

Namun harga vaksin Tdap relatif lebih mahal di Indonesia, menjadikan vaksin tetanus (TT) sebagai prosedur utama. Terlepas dari itu, ibu hamil dapat mendapat suntik vaksin Tdap pada usia kehamilan di antara 27-36 minggu. Seperti halnya vaksin TT, vaksin Tdap dapat diberikan kapan saja selama masa kehamilan, namun menunggu hingga trimester kedua untuk memberikan vaksin ini merupakan tindakan pencegahan yang wajar untuk meminimalkan kekhawatiran akan efek teratogenik.

Istilah teratogenik dalam kedokteran merujuk kepada perkembangan sel tidak normal selama kehamilan yang menyebabkan kerusakan pada embrio atau janin.

Efek Samping Vaksin Tetanus

Setelah mendapat vaksin tetanus, Anda mungkin akan merasakan efek samping seperti berikut:

  • Bintil sementara di tempat suntikan.
  • Kemerahan, pembengkakan, dan rasa nyeri merupakan efek samping yang umum.
  • Anafilaksis atau reaksi alergi fatal merupakan efek samping yang sangat jarang.

Himbauan bagi para wanita yang berencana untuk hamil atau sudah hamil, jangan lupa untuk menjalani vaksinasi tetanus toksoid demi mencegah infeksi tetanus pada diri sendiri dan janin. Selain itu, selalu utamakan ruang bersalin yang higienis demi mencegah terpapar bakteri pengganggu kesehatan.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Kenapa Ibu Hamil Perlu Vaksin Tetanus?Berikut Penjelasannya

Ibu Menyusui Selamatkan Bayi dari KEMATIAN MENDADAK

Ibu Menyusui Selamatkan Bayi dari KEMATIAN MENDADAK

Bayi usia di bawah satu tahun yang tidur bersama orangtua dengan ranjang yang berbeda, bisa mengurangi risiko mengalami sudden infant death syndrome (SIDS). SIDS adalah kematian mendadak pada bayi sehat usia di bawah setahun secara tidak terduga atau tanpa ditandai gejala apa pun.

Hingga bayi berusia enam bulan, bayi dianjurkan tidur di kamar yang sama dengan orang tua. Namun, Bunda perlu memisahkan tempat tidur bayi di ranjang yang terpisah untuk menghindari kematian mendadak pada bayi.

Faktor Risiko Kematian Mendadak pada Bayi

Selain berkaitan dengan letak tidur bayi di ranjang yang sama dengan orang tua, sesungguhnya ada banyak faktor yang dihubungkan dengan penyebab SIDS. Meski umumnya cukup sulit untuk diprediksi karena tidak menampakkan gejala sebelumnya.

Berikut ini sejumlah faktor risiko yang bisa meningkatkan risiko SIDS.

Bahaya tidur bersama bayi di ranjang atau sofa yang sama

Tubuh Bunda bisa saja bergeser, berbalik badan, dan menimpa dirinya. Bahaya lainnya yaitu bayi bisa terjatuh dari tempat tidur karena tergeser tubuh Bunda, bayi terjepit, dan bayi terjepit di antara dinding dan tubuh Bunda

Bayi tidur tengkurap

Posisi bayi tidur tengkurap menjadi faktor risiko yang signifikan bagi jumlah kasus SIDS yang tinggi. Dokter berpenbisa adanya penekanan pada saluran pernapasan saat posisi tengkurap, menyebabkan bayi sulit bernapas dengan normal. Sehingga mungkin menyebabkan suplai oksigen ke otak menjadi berkurang.

Bayi terpapar bahan berbahaya

Kondisi ini umum menimpa pada orang tua yang memiliki kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan obat-obatan terlarang.

Kondisi saat hamil dan lahir

Bayi yang lahir dari ibu muda berusia kurang dari 20 tahun, ibu hamil yang tidak melakukan kontrol kehamilan pada dokter atau bidan, maupun pada bayi yang lahir prematur atau berat badan lahir rendah.

Langkah-langkah Pencegahan

Setelah selesai menyusu dan bayi menjelang tidur, sebaiknya bayi segera dipindahkan ke tempat tidur atau ranjang sendiri. Untuk menjaga bayi tetap dalam penjagaan dan pengawasan, tempatkan ranjang bayi di dekat tempat tidur Bunda.

Bayi sebaiknya tidur di ranjang berbeda, terutama bila Bunda atau pasangan punya kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan terlarang, stres, atau sedang sangat lelah. Risiko bayi yang tidur bersama orang tua untuk mengalami SIDS juga meningkat, terlebih bila bayi lahir prematur atau dengan berat badan kurang dari normal.

Coba ikuti langkah pencegahan kematian mendadak pada bayi serta menciptakan tidur yang berkualitas bagi Si Kecil :

  • Hal pertama dan terpenting ialah hindari tidur bersama bayi. Tidak hanya di ranjang, tapi juga hindari tidur bersama bayi di sofa atau kursi.
  • Siapkan ranjang atau tempat tidur bayi ideal dan nyaman di tempat yang sama dengan ruang tidur Bunda. Pastikan alas tidurnya benar-benar nyaman. Hindari menempatkan boneka, bantal, atau guling yang relatif besar dan berat. Pastikan selimutnya tetap berada tidak lebih tinggi dari pundaknya.
  • Lakukan kegiatan bersama bayi pada siang hari. Ajak Si Kecil bicara, main, dan bernyanyi. Rangsangan ini bisa membantu tidur bayi lebih nyenyak di malam hari.
  • Untuk menghindarkan bayi dari SIDS, sebaiknya tempatkan dirinya dalam posisi tidur telentang, setidaknya hingga berusia setahun. Tidak masalah bila dia sudah kuat untuk berguling dan berbaring tengkurap. Namun sebisa mungkin tetap tempatkan pada posisi telentang. Posisi telentang dipercaya menjauhkan risiko bayi demam, pilek, dan infeksi telinga.
  • Menyiapkan dot bayi merupakan trik bagi bayi yang susah tidur. Peneliti menyarankan pemakaian dot bayi ketika tidur bisa mengurangi risiko SIDS. Bila bayi tetap rewel bisa jadi tanda Si Kecil lapar atau tidak nyaman.

Bila si Kecil bangun di malam hari, gunakan gerakan menenangkan, suara lembut dan cahaya yang minim. Hal ini akan memberitahukan Si Kecil bahwa malam hari adalah bukan saatnya bermain, tetapi waktu yang tepat untuk beristirahat.

Untuk menghindari kematian mendadak pada bayi, sebaiknya perhatikan beberapa langkah diatas. Kemudian upayakan untuk menghindari bayi dari paparan asap rokok, serta udara yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Ibu Menyusui Selamatkan Bayi dari KEMATIAN MENDADAK

Waspadai Makanan Pemicu Keguguran? Cari Tahu Disini

Waspadai Makanan Pemicu Keguguran? Cari Tahu Disini

Selagi hamil, Anda tidak boleh makan sembarangan. Bila tidak tahu aturannya, bisa-bisa janinmu yang menjadi taruhannya alias mengalami keguguran.

Saat hamil, tubuhmu dapat lebih mudah mengalami keracunan makanan. Efek yang muncul juga mungkin dapat lebih parah dari biasanya. Nah, jadi jika sebelum hamil Anda sering mengonsumsi makanan yang kerap dikaitkan dengan pemicu keguguran dan tubuhmu baik-baik saja, maka hal itu dapat jadi tidak berlaku saat Anda berbadan dua.

Berikut 5 jenis makanan pemicu keguguran yang harus dihindari selama hamil:

Nanas.

Buah yang satu ini mengandung enzim bromelain. Enzim tersebut diduga dapat membantu melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi. Karena efek tersebut, nanas kerap diduga dapat memicu Anda mengalami keguguran. Jadi, disarankan untuk tidak mengonsumsi nanas di awal masa kehamilan.

Pepaya.

Bila dikonsumsi dalam kondisi belum matang alias masih muda, pepaya tidak aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Alasannya, pepaya jenis ini mengandung lateks yang mungkin dapat menyebabkan rahimmu mengalami kontraksi. Lateks tersebut mungkin dapat berfungsi layaknya prostaglandin dan oksitoksin, hormon yang diproduksi tubuh untuk mendukung proses persalinan, yakni memperkuat kontraksi.

Namun, jika pepayanya sudah matang, buah ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Buah pepaya yang sudah matang merupakan sumber serat serta asam folat yang baik untuk tubuhmu. Selain itu, Anda juga dapat mendapat asupan vitamin C dan E dari mengonsumsi buah ini.

Telur setengah matang.

Telur setengah matang mengandung Salmonella, bakteri yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami keguguran. Tidak hanya keguguran, efek bakteri ini juga dapat membahayakan nyawamu.

Hal ini berlaku juga untuk makanan yang mengandung telur mentah seperti mayonaise.

Daging mentah atau setengah matang.

Selama hamil Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi daging mentah atau setengah matang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko Anda terkontaminasi oleh parasit bernama Toksoplasma gondii (toksoplasmosis) yang ada di daging tersebut. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keguguran atau bayi terlahir meninggal (stillbirth). Selain mengandung Toksoplasma gondii, daging mentah atau setengah matang juga dapat terkontaminasi bakteri Salmonella.

Hal ini berlaku juga untuk daging unggas dan makanan laut.

Deli meat.

Ini merupakan daging olahan yang sudah dipotong menjadi lembaran. Daging ini biasa dijadikan isian untuk sandwich atau jika ingin membuat hamburger rumahan. Sayangnya, makanan ini telah dikenal mengandung Listeria, bakteri yang dapat menyebabkan keguguran. Bakteri ini dapat memasuki plasenta dan mungkin dapat menjangkau janin.

Bila selagi hamil Anda ingin mengonsumsi deli meat, pastikan Anda memanaskan kembali daging hingga matang.

Anda sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan di atas pada trimester pertama kehamilan, karena di masa ini tubuhmu rentan mengalami keguguran. Untuk lebih amannya, Anda dapat mengonsultasikannya ke dokter kandunganmu mengenai makanan apa saja yang harus dihindari selagi hamil.

Ingin tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya

Ingin tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Waspadai Makanan Pemicu Keguguran? Cari Tahu Disini

Meraih Benda Yang Menarik Perhatian Bayi Umur 3 Bulan

Meraih Benda Yang Menarik Perhatian Bayi Umur 3 Bulan

Bayi 3 bulan umumnya sudah bisa meraih apa pun di dekatnya yang menarik perhatian. Selain itu dia sudah memiliki kemampuan menggulingkan badannya saat sedang berbaring. Di satu sisi hal ini menyenangkan, namun bisa juga membahayakan bila tidak didampingi.

Bayi 3 bulan berjenis kelamin laki-laki umumnya berbobot 5,1-7,9 kilogram dengan panjang 57,6-65,3 cm. Sementara bayi perempuan berbobot 4,6-7,4 kilogram dengan panjang 55,8-63,8 cm. Kemampuan motoriknya kian berkembang, ditandai dengan kemampuannya meraih benda di dekatnya.

Kemampuan Motorik

Setelah pada usia 2 bulan ia masih mencoba, pada 3 bulan ini bayi sudah bisa menegakkan kepala dan dadanya saat ditengkurapkan. Posisi ini menjadi awal dirinya bisa membalikkan badan sendiri. Pada usia ini, bayi 3 bulan umumnya bisa:

  • Aktif bermain-main. Bayi 3 bulan menemukan mainan pertamanya, yaitu tangannya sendiri. Dia bisa memainkan jari-jari, mengamatinya, menyatukan kedua tangan bersama-sama, membuka tutup jari-jarinya, serta memasukkannya ke mulut.
  • Koordinasi tangan dan matanya terus berkembang. Kita bisa membantu melatihnya dengan memegang sebuah mainan dan lihat apakah dia bisa menjangkau mainan di tangan kita.
  • Bayi 3 bulan bisa menendang lebih kencang karena sendi lutut dan panggulnya makin fleksibel.
  • Dia mulai bisa meraba dan merasakan berbagai permukaan kasar, halus, berbulu, atau berongga. Dia juga mulai bisa menggenggam benda. Pada saat inilah kita bisa memberikan berbagai macam mainan seperti kerincingan ringan, cincin plastik atau karet, mainan dengan bunyi mencicit, atau boneka dari lembut.
  • Bisa meniru bila Bunda menjulurkan lidah, mengeluarkan suara dari mulutnya.

Pada akhir bulan ketiga ini, Bunda bisa jadi akan terkejut karena bayi mungkin sudah bisa bisa berguling atau membalikkan badan sendiri, baik dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Sering-seringlah memuji dan menyemangatinya karena bisa jadi dia sendiri ketakutan dengan kemampuan barunya.

Kemampuan Bicara

Saat Bunda berbicara padanya, dia cenderung untuk langsung menatap Bunda dan bergumam seakan-akan ingin menjawab. Penelitian menemukan bahwa bayi yang sering diajak bicara nantinya akan memiliki perbendaharaan kata lebih banyak dan IQ lebih tinggi dibandingkan teman-teman sebayanya. Bunda bisa mengajaknya bicara sambil menunjuk benda-benda yang disebutkan di sekitar Bunda. Meski belum bisa mengerti, namun kata-kata itu akan terekam dalam ingatannya.

Kemampuan Sosial

Seiring perkembangan otaknya, bayi akan lebih bisa menyesuaikan diri terhadap dunia luar dan lebih sensitif terhadap perubahan di sekitarnya.

  • Dia bisa mengenali orang tua dan kerabat dekatnya, serta mengidentifikasi wajah baru. Dia juga mulai memiliki kecenderungan dengan siapa dia mau berinteraksi, sehingga dia akan memilih orang-orang yang biasa bersamanya sehari-hari.
  • Di tengah keramaian, dia bisa mencari dan mengenali wajah Bunda di antara orang-orang di sekelilingnya. Dia bisa tersenyum atau menggerak-gerakkan tangannya saat melihat Bunda datang.
  • Dia mulai berceloteh berusaha meniru suara dan ekspresi Bunda atau orang lain yang sedang mengajaknya bermain. Beberapa bayi bahkan bisa benar-benar seperti terlibat percakapan dengan orang lain.
  • Dia senang mengamati segala hal termasuk bayi lain dan binatang peliharaan, bahkan refleksi dirinya sendiri di cermin.

Upayakan untuk selalu merespons senyumannya, mengajaknya bicara, dan segera datang ketika dia menangis karena dengan begitu akan membuatnya tahu bahwa dia aman dan dicintai.

Dalam hal interaksi sosial, bayi akan merasa nyaman ketika Bunda memegang dan mendekapnya, terutama ketika dia sedang merasa terganggu, lelah, atau lapar. Hatinya akan senang berinteraksi dengan orang lain selama berada dalam gendongan atau pangkuan Bunda. Posisi ini membuatnya merasa nyaman sehingga tidak merasa terganggu dengan kehadiran orang-orang yang belum dia kenal di sekelilingnya.

Hal-hal Lain yang Perlu Diperhatikan

Jadwal tidur bayi 3 bulan lama-kelamaan mulai terlihat lebih stabil. Sebagian sudah bisa tidur tanpa terbangun sepanjang malam. Sedangkan di siang hari biasanya mereka akan mengalami dua fase tidur. Karena jam tidurnya sudah sedikit berkurang, dia akan terjaga lebih lama sehingga memiliki waktu lebih banyak untuk bermain. Sekitar usia 11 minggu, dia sudah punya ketertarikan akan satu benda dan enggan memilih benda lain sebagai mainannya.

Bunyi musik dengan nada tinggi dan beragam, serta suara orang-orang di sekitarnya bisa menarik perhatiannya. Memperdengarkan musik dan membacakan cerita dari buku dongeng bisa menambah perbendaharaan katanya.

Konsultasikan ke Dokter

Jika dirasa perlu, Bunda bisa mengonsultasikan kondisi di Kecil ke dokter, terutama bila pada usia 3 bulan dia:

  • Tidak bisa menegakkan kepalanya.
  • Tidak bisa memfokuskan penglihatannya ke obyek tertentu.
  • Tidak tersenyum.
  • Tidak bisa menggenggam benda.
  • Tidak merespons suara kencang.
  • Mengabaikan kehadiran wajah-wajah baru. Bahkan sering merasa tidak nyaman ketika berada di antara mereka.

Yang tidak kalah penting, karena sudah bisa meraih benda dan memasukkannya ke mulut, maka sebaiknya jauhkan si Kecil dari benda-benda yang berisiko membahayakan. Selain itu jangan tinggalkan dia sendirian ketika sedang bermain dengan benda di sekelilingnya. Kemampuannya bermain dan berinteraksi akan makin berkembang saat bayi 4 bulan.

Bagaimana bunda semoga artikel di atas bermanfaat buat bunda ya bund. 

Ingin tampil cantik saat menyusui dengan Gamis Menyusui  dari sofeya

Ingin tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Meraih Benda Yang Menarik Perhatian Bayi Umur 3 Bulan