7 Ciri-ciri Bunda Idaman yang Sudah Jarang Kita Temui

7 Ciri-ciri Bunda Idaman yang Sudah Jarang Kita Temui

Bunda Sholehah, tahukah bahwa tidak semua Bunda menjadi idaman bagi anak-anaknya? Misalnya karena terlalu galak, menggunakan kekerasan dalam perkataan maupun perbuatan, ataupun terlalu cuek terhadap anak.

Tapi ada pula Bunda yang menjadi sosok idaman bagi anak-anaknya. Berikut ini ciri-cirinya:

1. Perhatian penuh pada anak

Ketika anak membutuhkannya, Bunda senantiasa siap mendengarkan celoteh mereka dengan sepenuh hati. Bukankah hal ini sudah jarang kita temukan?

Saat ini TV dan hp tampaknya menjadi saingan utama anak-anak, karena begitu banyaknya Bunda yang lebih fokus ke hp dan tayangan TV ketika anak minta diperhatikan olehnya.

2. Berinteraksi dengan anak

Yang disebut interaksi adalah adanya komunikasi dua arah. Banyak Bunda yang sekadar menyuapi, memandikan, dan mengantar anak sekolah tanpa ada komunikasi sama sekali.

Cobalah review bagaimana interaksi kita dengan anak-anak. Apakah kita lebih banyak diam daripada bercanda dan bercerita dengan anak-anak?

3. Bahagia dan tak banyak mengeluh

Bunda yang selalu terlihat muram serta mengeluh dan banyak komplain akan membuat anak enggan untuk menyukainya. Sebaliknya, Bunda dengan karakter bahagia dan ceria akan mudah disukai anak-anak.

4. Sabar

Namanya juga anak-anak, tentu saja banyak tingkah polahnya, Bunda yang bersabar biasanya bisa tetap tenang ketika anaknya melakukan kesalahan, dan bisa menasihati sang anak dengan baik. Ada tipe Bunda yang mudah main tangan, pukul atau cubit ketika anaknya berbuat kesalahan, tentunya hal ini menyakiti harga diri anak.

5. Gemar bercerita

Bunda yang suka bercerita biasanya menjadi idaman anak-anak karena membuka cakrawala berpikir mereka. Apakah kita sudah menjadi Bunda yang gemar bercerita?

6. Adil

Membagi sama rata bukanlah ciri-ciri adil, adil itu berarti mampu memberikan sesuai porsinya. Ada Bunda yang menyamakan kebutuhan si kakak dengan si adik, padahal kebutuhan kakak bisa jadi lebih besar daripada si adik.

Ada pula Bunda yang selalu memenangkan si anak laki daripada anak perempuan. Atau sebaliknya, ketidakadilan ini tentu menyakitkan untuk sang anak.

7. Mengenalkan anak pada Allah dengan kasih sayang

Ada Bunda yang mengenalkan Allah sebagai zat yang ‘menakutkan’, kalau tidak shalat akan dipanggang di neraka, kalau tidak pakai jilbab akan digantung rambutnya di atas api neraka, tentunya anak-anak menjadi takut pada Allah karena kesadisan cerita yang didengar dari sang Bunda.

Namun ada pula Bunda yang mengenalkan Allah sebagai zat yang maha pengasih dan penyayang, “Kita bisa makan setiap hari karena rezeki dari Allah, kita bisa aman di rumah berlindung dari panas dan hujan karena rezeki dari Allah.” Dengan demikian, anak mengetahui bahwa segala kebaikan yang ia nikmati adalah pemberian Allah.

Bagaimana Bunda Sholehah, sudah berapa sifat Bunda idaman yang kita miliki? Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. Yuk sama-sama berbenah.

Sumber : Bunda Sholehah

Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui

Bunda, Jangan Melakukan 6 Hal Ini di Depan Anak

Bunda, Jangan Melakukan 6 Hal Ini di Depan Anak

Semua Bunda pasti mendambakan yang terbaik untuk buah hatinya, termasuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Seringkali Bunda sebagai Orangtua malah melakukan sesuatu yang berdampak buruk untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Hal ini dikarenakan anak merupakan cerminan atas sikap dan perkataan Bunda di hadapannya. Berikut ini ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan Bunda dihadapan anak.

1. Bertengkar dengan pasangan

Di dalam rumah tangga, perbedaan pendapat seringkali terjadi. Saling berdebat mempertahankan pendapat masing-masing kadang kala timbul emosi yang membuat perdebatan menjadi panas. Namun, janganlah bertengkar dengan pasangan di hadapan anak-anak. Adu mulut dan bahkan ada yang sampai adu fisik di hadapan anak-anak, akan membuat mereka berfikir bahwa Ayah dan Bundanya bukanlah satu kesatuan, melainkan 2 orang yang saling berbeda dan tidak mencintai. Selain itu, anak pun akan mencontoh perkataan dan perbuatan yang dilakukan oleh Orangtua ketika bertengkar. Lebih baik diskusikan masalah tersebut dengan hati yang dingin.

2. Berkata kasar

Baik sengaja ataupun tidak disengaja, terlalu sering mengeluarkan kata-kata kasar di depan anak berarti secara tidak langsung Bunda Sholehah mengajak untuk ikut melakukan hal yang sama. Karena Bunda merupakan cerminan untuk anak-anaknya. Terlebih lagi jika memarahi anak dengan kata-kata yang kasar. Hal itu akan membuat ribuan sel otak anak akan mati karena bentakan kata-kata kasar yang terlontar dari mulut.

3. Berbohong

Berbohong sudah merupakan suatu perbuatan yang umum dilakukan. Tanpa disadari, berbohong yang dilakukan di depan anak, anak tersebut akan mencontoh perbuatan tersebut. Karena mereka berasumsi bahwa “tidak ada salahnya berbohong, toh Bunda saya juga berbohong.”

4. Sibuk dengan gadget

Sebagai Bunda, Bunda jangan terus sibuk dengan gadget jika dihadapan anak. Ajak anak bermain sambil belajar atau membaca buku agar di usianya yang sedang tumbuh dan berkembang, anak akan ikut menghabiskan waktunya untuk bermain sambil belajar serta membaca buku.

5. Terlalu sering berjanji

Menjanjikan sesuatu kepada anak sama sekali tidak dilarang, tapi jangan sampai apa yang Bunda janjikan sebenarnya adalah khayalan. Janji yang tidak Bunda tepati, akan membuat anak tidak percaya lagi dengan kata-kata Bunda.

6. Membicarakan orang lain

Mungkin sebagian Bunda akan menganggap membicarakan orang lain dengan pasangan atau teman, tidak akan diketahui dan dimengerti oleh anak. Tapi, kenyataannya tidak. Sebagian anak akan bersikap seolah tidak mendengarkan pembicaraan orang tuanya, tapi di saat yang bersamaan anak akan mencerna apa yang didengarnya. Jadi, jangan merasa aneh jika tiba-tiba si anak akan berkata “Oh, ini orang yang bunda katakan pelit ya” pada orang yang jadi bahan pembicaraan bunda dengan pasangan atau teman-teman.

Itulah hal-hal yang dilarang dilakukan jika dihadapan anak. Ingat segala perbuatan Bunda yang dilihat anak, perbuatan baik maupun buruk, akan dicontoh oleh anak dikemudian hari. Jadi, hati-hatilah berkata dan berbuat jika dihadapan anak.

Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui