Blog
Spread the love

Mengetahui bahwa Bunda akan memiliki bayi kembar tentu hal yang sangat menyenangkan dan menarik. Mungkin, ketika Bunda tahu, Bunda sudah membayangkan si kembar akan menggunakan baju yang sama, sepatu sama, dan apa pun akan dibagi berdua. Lantas, apakah Bunda tidak penasaran bagaimana bayi kembar Bunda tumbuh dan berkembang di dalam rahim? Apakah mereka berbagi makanan juga? Apakah mereka tersambung di plasenta yang sama atau tidak? Simak jawabannya di sini.

Apakah bayi kembar berbagi makanan di dalam rahim?

Ketika Bunda hamil, banyak perubahan tubuh yang terjadi. Perubahan ini bahkan telah terjadi sesaat setelah pembuahan terjadi. Saat itu, tubuh Bunda sudah mulai membentuk organ khusus yang akan dijadikan tempat hidup dari janin. Organ tersebut adalah plasenta atau yang sering disebut dengan ari-ari. Pada masa itu, biasanya embrio (bakal janin) terbagi menjadi dua bagian, yang satu akan berkembang menjadi janin dan yang satunya lagi dipersiapkan sebagai lapisan dari plasenta.

Ya, di dalam plasenta semua hal tersedia untuk menunjang perkembangan serta pertumbuhan rahim. Dari sini, tali pusar yang menjadi saluran makanan dan oksigen terhubung ke janin. Selain itu, plasenta terdiri dari kantung ketuban dan cairan ketuban yang menjaga dan membantu pertumbuhan janin.

Setiap janin pada kehamilan yang sehat dan normal akan memiliki ‘perangkat’ tersebut di dalam rahim Bunda. Lantas, jika janin kembar, apakah mereka akan berbagi plasenta? Sebenarnya, ada beberapa kemungkinan yang dapat terjadi ketika Bunda mengandung lebih dari satu janin, yaitu:

1. Janin punya plasenta dan kantung ketuban yang terpisah

Seperti janin tunggal yang hidup di dalam rahim Bunda, janin yang hanya kembar fratenal (tidak identik) akan memiliki masing-masing plasenta dan kantung ketubannya sendiri. Hal ini akan membuat makanan dan oksigen akan dialirkan ke kantung ketuban dan tali pusar yang berbeda.


sumber: raisingchildren.net.au

Bayi kembar tak identik lebih sering mengalami hal ini karena mereka berasal dari sel telur serta sperma yang berbeda, sehingga ketika masing-masing akan mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang sama, seperti layaknya janin tunggal, tapi kali ini lebih dari satu.

Sementara bayi kembar identik tetap bisa mengalami hal ini. Biasanya proses pembelahan tubuh yang terjadi pada janin kembar identik dengan plasenta yang berbeda, cukup baik.

2. Satu plasenta dengan kantung ketuban yang berbeda

Ada juga bayi kembar yang punya plasenta yang sama tapi beda kantung ketuban. Jadi, janin yang kembar tetap tidak ‘berenang’ di dalam kantung dan cairan yang sama. Kondisi ini terjadi pada bayi yang kembar identik, pasalnya kembar identik berasal dari satu sel telur dan sperma yang kemudian memperbanyak diri. Jadi, dalam perkembangannya, jaringan plasenta yang terbentuk berasal dari jaringan sel yang sama.

3. Satu plasenta dan kantung ketuban yang sama

Ketika ini terjadi, janin kembar akan berbagi segala hal bersama-sama. Ya, bayi kembar yang lahir dari rahim dengan plasenta serta kantung ketuban yang sama harus berbagi makanan dan oksigen bersama-sama. Kondisi ini juga terjadi pada bayi kembar identik.

Karena berada dalam satu kantung yang sama, terkadang pembagian makanan yang terjadi tidak adil. Ada bayi yang mendapatkan lebih banyak makanan daripada bayi kembarannya yang lain. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi si janin.

Maka dari itu, bagi Bunda yang mengandung bayi kembar, sebaiknya sering-sering melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk melihat perkembangan dari janin-janin Bunda.

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Benarkah Bayi Kembar Berbagi Makanan Ketika di Dalam Kandungan?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.