Ibu Hamil Dan Menyusui

Cara Aman Puasa Saat Hamil Trimester Pertama

Posted On Mei 24, 2018 at 11:09 am by / 2 Comments

Puasa saat hamil biasanya boleh-boleh saja dilakukan. Tapi bagaimana dengan di awal kehamilan atau jika kondisi kehamilan masih berada di trimester pertama?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Colombia University berdasarkan sensus di AS, Irak, dan Uganda, ditemukan bahwa wanita hamil yang berpuasa cenderung memiliki bayi lebih kecil atau lahir di bawah berat badan normal. Bayi kecil tersebut juga cenderung rentan kesulitan belajar ketika besar. Lantas, apakah puasa saat hamil trimester pertama dianjurkan dari sisi medis? Ini jawabannya.

Ibu hamil membutuhkan nutrisi di awal kehamilan

Para peneliti dari Columbia University menemukan bahwa bayi yang lahir di bawah berat badan normal paling terlihat ketika ibu hamil berpuasa pada awal kehamilannya dan mereka melakukan puasa selama musim panas ketika hari terang lebih panjang. Itu artinya puasa berjalan lebih lama pada musim panas. Hal ini sangat membahayakan kesehatan janin.

Bagaimana dengan di Indonesia? Meskipun tidak memiliki musim panas dan waktu puasa lebih singkat dibandingkan negara Timur Tengah, apakah puasa saat hamil trimester pertama aman untuk dilakukan?

Di trimester pertama kehamilan (1-13 minggu) umumnya ibu hamil masih menghadapi serangkaian keluhan kehamilan yang memang wajar terjadi pada bulan-bulan pertama ini. Di antaranya mual, muntah, lemas, pusing, dan tubuh ibu hamil masih terus beradaptasi pada perubahan hormonal yang sedang terjadi.

Mual muntah secara berlebihan di trimester awal dapat menyebabkan dehidrasi pada ibu hamil. Sedangkan pada janin dapat menyebabkan kurangnya nutrisi yang masuk. Padahal nutrisi yang cukup sangat dibutuhkan janin di awal masa pembentukan, pertumbuhan dan penyempurnaan organ tubuhnya.

Sebenarnya tidak ada pantangan khusus untuk berpuasa pada ibu hamil, walaupun sebenarnya ibu hamil tidak wajib berpuasa dan boleh menggantinya apabila merasa tidak sanggup atau khawatir terjadi sesuatu pada bayinya (Bunda dapat menanyakannya pada seseorang yang lebih ahli dalam agama).

Sebelum puasa saat hamil, konsultasi dulu pada dokter kandungan

Tetapi, tentu keadaan ini berbeda-beda untuk setiap ibu hamil, hal ini perlu dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan. Sebaiknya sebelum memutuskan berpuasa, Bunda harus memeriksakan diri terlebih dahulu pada dokter kandungan mengenai kondisi Bunda dan janin serta tanyakan apakah Bunda boleh berpuasa?

Beberapa sumber menyatakan puasa paling aman dilakukan saat usia kandungan 4-7 bulan. Kurang dari 4 bulan dikhawatirkan masih rentan terjadi keguguran, sedangkan lebih dari 7 bulan biasanya Bunda sudah sering merasa lelah dan membutuhkan asupan makanan yang lebih.

Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi, oleh karena itu apabila ibu hamil berpuasa kemudian terjadi kontraksi atau keluhan lain, sebaiknya Bunda pertimbangkan untuk segera berhenti berpuasa dan pergi ke dokter untuk mencari pertolongan.

Kesimpulannya, periksakanlah kandungan Bunda ke dokter kandungan, dan tanyakan pada dokter kandungan apakah Bunda diperkenankan puasa atau tidak. Dokter kandungan akan memberikan saran sesuai dengan keadaan ibu hamil dan janin. Bila diizinkan berpuasa, perhatikan asupan gizi agar Bunda tetap sehat dan janin dapat berkembang dengan baik.

Tips aman puasa saat hamil trimester pertama

  • Perhatikan kecukupan gizi yang dikonsumsi. Meskipun berpuasa asupan gizi yang harus bunda yang sedang hamil dapatkan adalah 50% karbohidrat, 25% protein, 10 hingga 15% lemak sehat, jangan lupakan asupan vitamin dan mineral.
  • Perhatikan kenaikan berat badan Bunda sebelum dan ketika sedang menjalani puasa. Penurunan berat badan kemungkinan besar meningkatkan risiko pada janin. Pertahankan berat badan serta berkonsultasi ke dokter sesuai jadwal.
  • Periksakan kehamilan Bunda agar mengetahui kondisi janin Bunda dapat beradaptasi dengan asupan nutrisi di bulan puasa. Selama Bunda berpuasa bukan berarti janin Bunda ikut berpuasa, asupan sepanjang hari sangat penting Bunda perhatikan di waktu sahur dan berbuka.
  • Pilihan menu yang tepat ketika berbuka atau sahur sehingga bermanfaat untuk perkembangan janin seperti kurma, bayam, salmon, brokoli, kangkung, dan ayam.
  • Atur istirahat dengan baik sehingga tidak mengakibatkan stres dan mengganggu kesehatan Bunda.
  • Jangan lanjutkan puasa jika kondisi Bunda menunjukan keadaan yang kurang baik seperti terjadi mual, pusing, lemas berlebihan dan lain-lain.

Nah bagaimana bund untuk informasinya, semoga dapat membantu bunda ilmu berpuasa ya bund. Selalu pantengin web nya sofeya ya bund karena sofeya selalu punya model gamis terbaru, gamis ibu hamil serta gamis menyusui

2 thoughts on “Cara Aman Puasa Saat Hamil Trimester Pertama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.