Kurang Tidur Saat Menyusui? 4 Tips Ini Dapat Anda Praktekan

Kurang Tidur Saat Menyusui? 4 Tips Ini Dapat Anda Praktekan

Bahagia rasanya kini rumah tangga Bunda sudah diwarnai oleh kehadiran momongan yang selama ini ditungg-tunggu. Tapi mungkin kantung mata Bunda akan berkata lain. Menjadi ibu baru memang bukan perkara mudah karena merawat bayi akan menyita banyak waktu tidur. Tapi jangan jadikan ini sebagai alasan untuk tidak merawat diri sendiri. Tidak cuma bayi yang butuh tidur cukup dan pulas. Bunda pun juga. Simak berbagai cara mudah mengatasi masalah kurang tidur saat menyusui.

Bagaimana cara mengatasi kurang tidur saat menyusui?

1. Bagi tugas dengan pasangan

Kurang tidur saat menyusui dapat dicegah sehingga Bunda dapat lebih fokus merawat bayi baru Bunda. Asalkan, Bunda telah mengatur strateginya dengan pasangan Bunda dari jauh-jauh hari.

Margaret Park seorang spesialis gangguan tidur dari Rush University Medical Center di Chicago, menyarankan Bunda berdua untuk berembuk membicarakan soal pembagian tugas rumah tangga setelah si kecil lahir. Misalnya, di saat istri sedang sibuk merawat bayi, suami dapat membantunya mencuci piring, mencuci baju, atau mengantar si kakak pergi les. Dengan begitu, waktu luang yang seharusnya istri habiskan untuk beres-beres rumah nanti dapat ia pakai untuk sekadar tidur siang sebentar.

Begitu juga sebaliknya. Suami harus membantu merawat bayi, seperti mengganti popok bayi, memandikan bayi, menggendong, atau mengajaknya bermain sementara ibu sedang sibuk mengerjakan tugas rumah tangga. Bunda juga dapat membantu mengerjakan tugas rumah tangga di saat istri tertidur.

Dapatkan bantuan tangan ketiga jika dibutuhkan, seperti bantuan dari asisten rumah tangga atau baby sitter, orangtua, saudara, atau sahabat dekat Bunda berdua untuk membantu merawat si kecil. Jadi, Bunda akan memiliki banyak waktu untuk istirahat setelah menyusui anak Bunda.

2. Jangan memaksakan diri mengerjakan hal lain

Merawat bayi yang baru lahir itu melelahkan. Belum lagi jam menyusui yang mengikuti kemauan dan kebutuhan si kecil. Jika ia terbangun di tengah malam dan kelaparan, maka Bunda harus menyusuinya. Mau tak mau Bunda harus membatalkan keinginan tidur.

Menurut Susan Zafarlotfi, seorang kepala di Sleep and Wake Disorders di Hackensack University Medical Center di New Jersey, jangan pernah memaksakan diri mengerjakan pekerjaan rumah atau yang lainnya ketika Bunda baru saja melahirkan. Saat ini, fokus Bunda hanya untuk merawat dan menyusui si kecil.

Katakan pada seseorang di rumah bahwa Bunda tidak sanggup jika harus mencuci, menggosok, memasak, atau mengantarkan si kakak ke sekolah atau tempat les sekaligus ketika masih menyusui si kecil. Itu kenapa pembagian tugas rumah tangga sangatlah penting. Gunakan waktu Bunda ketika si kecil tidak ingin menyusu untuk beristirahat dan tidur.

3. Tidurlah saat bayi Bunda tidur

Saat yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan tidur bagi para ibu menyusui adalah tidur ketika bayi Bunda sudah tertidur. Jika si kecil sudah terlelap, jangan pernah menunda waktu terbaik Bunda untuk beristirahat dan tidur.

Banyak bunda yang berfikir bahwa saat bayi tertidur, ini adalah waktu yang tepat untuk membereskan semua pekerjaan rumah tangga, seperti mencuci baju kotor, mencuci piring, atau membersihkan lantai.

Bunda harus ingat bahwa saat Bunda menyelesaikan pekerjaan rumah, si kecil mungkin sudah terbangun lagi. Menurut Michael Breus, seorang penulis Beauty Sleep, dan kepala divisi spesialis tidur di Arrowhead Health di Glendale, Ariz, paksakan diri Bunda untuk tidur.

Tidak mudah memang tertidur dengan rumah yang masih berantakan, terutama jika Bunda tidak memiliki asisten rumah tangga atau pengasuh bayi, tapi ingatlah bahwa kesehatan Bunda adalah yang paling utama.

Tidur adalah salah satu cara menjaga tubuh Bunda tetap fit untuk merawat si kecil. Jadi, paksakan diri Bunda untuk tidur dan lupakan pekerjaan rumah sementara waktu.

4. Cobalah untuk tidur siang

Kurang tidur saat menyusui biasanya disebabkan karena si kecil tidur terlalu larut malam, terbangun di tengah malam atau bangun di pagi buta, hal ini membuat waktu tidur Bunda jadi berkurang.

Jika tidur malam Bunda tidak terpenuhi dengan baik, cobalah menggantinya dengan tidur siang, meskipun tidur di siang hari tidak dapat menggantikan jam tidur di malam hari, namun Bunda dapat gunakan waktu ini untuk beristirahat. Mintalah bantuan orang terdekat yang dapat dipercaya untuk merawat si kecil jika ia tidak tertidur saat Bunda tidur, yang penting Bunda sudah memenuhi kebutuhan ASInya.

Bunda juga dapat memompa ASI untuk persediaan jika si kecil menangis ingin menyusu ketika Bunda tidur. Jika ada kesempatan untuk tidur saat bayi Bunda ada yang menjaga, segeralah tidur. Kurang tidur saat menyusui dapat membuat Bunda stres dan meningkatkan risiko baby blues.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 persen Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Kurang Tidur Saat Menyusui? 4 Tips Ini Dapat Anda Praktekan

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *