Gamis

Kerudung Itu Bukan Hijab, Hijab Bukan Jilbab. Ini Bedanya, Sebagai Orang Islam Anda Perlu Tahu.

Posted On September 16, 2017 at 9:43 am by / No Comments

Di Indonesia sepertinya hanya ada dua macam kerudung atau penutup kepala wanita muslimah yang terkenal, yaitu “hijab” dan juga “hijab syari.” Dan pengertian hijab pun kadang masih sangatlah luas di Indonesia, dimana Hijab kadang hanya dimengerti sebagai penutup kepala alias kerudung. Padahal, hijab itu artinya bukan kerudung, dan kerudung itu tidaklah sama dengan hijab. Kesalahpahaman semacam inilah yang sering membuat orang Islam justru berkonflik dengan sesamanya. Maka dari itu, hari ini Sofeya mau ngasih tahu Anda tentang apa makna Hijab sebenarnya, dan bagaiman Hijab Syari itu seharusnya.

 

Hijab itu sebenarnya tidak sekedar penutup kepala saja lho. Hijab sebenarnya merupakan istilah umum untuk penutup aurat secara keseluruhan

Hijab sebenarnya tidak mengacu pada suatu penutup kepala yang spesifik. Kata hijab sendiri berasal dari kata kerja “hajaba” yang artinya adalah “untuk menutup” Jadi, dapat disimpulkan bahwa Hijab tadinya bukan digunakan untuk mendeskripsikan sepotong kain yang digunakan untuk menutupi kepala wanita, tapi lebih kepada perintah untuk menutup kepala tersebut, baik secara harafiah maupun metaforis. Bila perempuan diperintah untuk memakai hijab fisik, pria pun juga diwajibkan untuk memakai “hijab mata.” Meskipun begitu, kata hijab sekarang sudah identik dengan sepotong kain yang digunakan untuk menutup kepala dan rambut seorang wanita. Alhasil, sekarang hijab digunakan untuk mendeskripsikan kain yang menutup kepala dan leher wanita atau yang biasa disebut kerudung.

Kerudung yang menutup dada hingga ke bagian atas pinggul sering disebut “hijab syar’i.” Sedangkan hijab syar’i adalah paduan antara “khimar” dan “jilbab”

Banyak orang memiliki pengertian bahwa hijab adalah penutup kepala atau kerudung, dan hijab syari adalah kerudung yang menutup hingga bagian dada. Kalau Anda adalah salah satu dari orang itu, maka Anda sebenarnya belum memahami betul makna Hijab. Hijab yang sering kita sebut sebagai “hijab syari” itu sebenarnya bernama Khimar. Sedangkan Hijab Syari yang sebenarnya adalah gabungan antara Khimar dan Jilbab.

Istilah jilbab juga sering disalahartikan sebagai kerudung, padahal jilbab adalah kain penutup aurat

Coba deh Anda tanya sama ibu-ibu atau mbak-mbak di sekitarmu. Pasti mereka akan mendeskripsikan jilbab sebagai kain atau kerudung yang digunakan untuk menutup kepala. Padahal, Jilbab sendiri mengacu pada jenis pakaian atau kain longgar yang digunakan untuk menutup tubuh (aurat). Kain yag biasa kita sebut sebagai kain gamis itulah yang biasa disebut sebagai jilbab.

Jilbab, atau jalabeeb secara plural, biasanya diartikan sebagai outer garment, atau pakaian luaran yang menutup badan. Beberapa hadis mengatakan jilbab memiliki tiga kriteria yaitu tidak boleh memperlihatkan lekuk tubuh, tidak boleh wangi (diberi parfum), dan tidak boleh transparan. Banyak orang yang menganggap jika jilbab itu sangatlah spesifik, layaknya kain gamis. Padahal, memakai kemeja longgar dan rok maksi atau abhaya pun dapat dikatakan memakai jilbab karena sudah memenuhi kriteria-kriteria tersebut.

Nah, dengan mengerti istilah-istilah berpakaian dalam Islam tersebut, diharapkan Anda dapat lebih menghargai sesama

Bagaimana bunda semoga artikel di atas bermanfaat buat bunda ya bund. 

Ingin tampil cantik saat menyusui dengan Gamis Menyusui  dari sofeya

Ingin tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Kerudung Itu Bukan Hijab, Hijab Bukan Jilbab. Ini Bedanya, Sebagai Orang Islam Anda Perlu Tahu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.