Waspadai Makanan Pemicu Keguguran? Cari Tahu Disini

Waspadai Makanan Pemicu Keguguran? Cari Tahu Disini

Selagi hamil, Anda tidak boleh makan sembarangan. Bila tidak tahu aturannya, bisa-bisa janinmu yang menjadi taruhannya alias mengalami keguguran.

Saat hamil, tubuhmu dapat lebih mudah mengalami keracunan makanan. Efek yang muncul juga mungkin dapat lebih parah dari biasanya. Nah, jadi jika sebelum hamil Anda sering mengonsumsi makanan yang kerap dikaitkan dengan pemicu keguguran dan tubuhmu baik-baik saja, maka hal itu dapat jadi tidak berlaku saat Anda berbadan dua.

Berikut 5 jenis makanan pemicu keguguran yang harus dihindari selama hamil:

Nanas.

Buah yang satu ini mengandung enzim bromelain. Enzim tersebut diduga dapat membantu melunakkan leher rahim dan memicu kontraksi. Karena efek tersebut, nanas kerap diduga dapat memicu Anda mengalami keguguran. Jadi, disarankan untuk tidak mengonsumsi nanas di awal masa kehamilan.

Pepaya.

Bila dikonsumsi dalam kondisi belum matang alias masih muda, pepaya tidak aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Alasannya, pepaya jenis ini mengandung lateks yang mungkin dapat menyebabkan rahimmu mengalami kontraksi. Lateks tersebut mungkin dapat berfungsi layaknya prostaglandin dan oksitoksin, hormon yang diproduksi tubuh untuk mendukung proses persalinan, yakni memperkuat kontraksi.

Namun, jika pepayanya sudah matang, buah ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Buah pepaya yang sudah matang merupakan sumber serat serta asam folat yang baik untuk tubuhmu. Selain itu, Anda juga dapat mendapat asupan vitamin C dan E dari mengonsumsi buah ini.

Telur setengah matang.

Telur setengah matang mengandung Salmonella, bakteri yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami keguguran. Tidak hanya keguguran, efek bakteri ini juga dapat membahayakan nyawamu.

Hal ini berlaku juga untuk makanan yang mengandung telur mentah seperti mayonaise.

Daging mentah atau setengah matang.

Selama hamil Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi daging mentah atau setengah matang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko Anda terkontaminasi oleh parasit bernama Toksoplasma gondii (toksoplasmosis) yang ada di daging tersebut. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keguguran atau bayi terlahir meninggal (stillbirth). Selain mengandung Toksoplasma gondii, daging mentah atau setengah matang juga dapat terkontaminasi bakteri Salmonella.

Hal ini berlaku juga untuk daging unggas dan makanan laut.

Deli meat.

Ini merupakan daging olahan yang sudah dipotong menjadi lembaran. Daging ini biasa dijadikan isian untuk sandwich atau jika ingin membuat hamburger rumahan. Sayangnya, makanan ini telah dikenal mengandung Listeria, bakteri yang dapat menyebabkan keguguran. Bakteri ini dapat memasuki plasenta dan mungkin dapat menjangkau janin.

Bila selagi hamil Anda ingin mengonsumsi deli meat, pastikan Anda memanaskan kembali daging hingga matang.

Anda sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan di atas pada trimester pertama kehamilan, karena di masa ini tubuhmu rentan mengalami keguguran. Untuk lebih amannya, Anda dapat mengonsultasikannya ke dokter kandunganmu mengenai makanan apa saja yang harus dihindari selagi hamil.

Ingin tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  dari sofeya solusinya

Ingin tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya ID / Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Waspadai Makanan Pemicu Keguguran? Cari Tahu Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *