Blog
Spread the love

Sebagian besar kasus anemia disebabkan oleh sedikitnya jumlah sel darah merah (eritrosit) dalam tubuh. Selain itu, sel darah merah yang tidak mengandung cukup hemoglobin juga dapat mengarah pada anemia. Akibatnya, Bunda jadi mudah lelah, pusing, pucat, serta sulit berkonsentrasi. Maka itu, sebaiknya penuhi beberapa nutrisi berikut ini yang dapat bantu Bunda untuk mengatasi anemia.

Nutrisi apa saja yang dapat bantu mengatasi anemia?

1. Zat besi

Umumnya, anemia terjadi akibat kekurangan zat besi dalam tubuh. Jumlah zat besi yang tidak normal akan membuat produksi sel darah merah terganggu. Padahal, sel darah merah berperan penting untuk menghantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh penjuru tubuh.

Untuk mencukupi kebutuhan zat besi, Bunda dianjurkan makan daging merah, seperti daging sapi, daging kambing, hati dan ginjal sapi, kuning telur, serta kacang-kacangan. Sayuran berdaun gelap juga mengandung banyak zat besi seperti bayam, kangkung, dan sawi.

2. Vitamin B12

Selain zat besi, vitamin B12 adalah nutrisi lain yang juga bertugas untuk mendukung produksi sel darah merah dalam tubuh. Itu sebabnya saat Bunda mengalami anemia, konsumsi makanan sumber vitamin B12 sangat dianjurkan demi membantu menambah jumlah sel darah merah dalam tubuh.

Daging merah, daging unggas, ikan, telur, susu, dan keju merupakan beberapa bahan makanan yang dapat jadi pilihan.

3. Asam folat

Asam folat (vitamin B9) dalam tubuh diperlukan untuk membentuk sel-sel baru, termasuk sel darah merah. Sayangnya, tubuh tidak mampu menyimpan terlalu banyak asam folat.

Oleh karena itu, Bunda butuh asupan makanan sumber asam folat, meliputi sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan, buah bit, serta sereal yang telah diperkaya dengan asam folat.

4. Vitamin A

Tidak hanya berfungsi untuk menjaga kesehatan mata, ternyata makanan yang kaya vitamin A seperti sayuran dengan daun hijau gelap, ubi jalar, labu, wortel, paprika merah, dan semangka, bermanfaat untuk mengatasi anemia.

Sumber makanan tersebut ampuh untuk menambah jumlah produksi sel darah merah dalam tubuh.

5. Vitamin C

Sedikit berbeda dengan beberapa nutrisi sebelumnya. Vitamin C mungkin tidak berperan secara langsung untuk memproduksi sel darah merah, melainkan membantu penyerapan dan penyimpanan zat besi yang nantinya dapat mengoptimalkan jumlah sel darah merah dalam tubuh.

Untuk memenuhinya, Bunda dapat makan jambu biji, jeruk, stroberi, pepaya, kiwi, atau nanas

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.