Blog
Spread the love

Sebagai seorang ibu, Bunda harus cerdas dalam memilih makanan untuk si kecil. Sebab, salah memberikan makanan justru akan dapat menimbulkan gangguan pencernaan atau bahkan alergi. Salah satu kondisi yang sering dialami oleh si kecil ketika mulai belajar mengonsumsi makanan padat adalah perut kembung. Ya, jangan remehkan perut si kecil kembung, sebab hal ini dapat membuat nafsu makannya menurun kemudian menyebabkan berat badannya turun. Pada akhirnya, hal ini dapat memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan si kecil Lhoo. Ingin tahu makanan dan minuman apa saja yang menyebabkan perut kembung pada si kecil? Simak penjelasan berikut ini ya.

Makanan dan minuman yang sering bikin perut si kecil kembung

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang memang cenderung mengandung banyak gas ketimbang yang lainnya. Hal ini dapat saja membuat perut si kecil kembung sehingga ia tidak nyaman dan terus rewel sepanjang hari. Lantas, makanan dan minuman apa saja yang dapat bikin perut si kecil kembung?

  • kacang
  • brokoli
  • kol
  • kembang kol
  • Jagung
  • Kentang
  • Oatmeal
  • Aprikot
  • Persik
  • Pir
  • Plum
  • Laktosa, yang biasanya terkandung dalam susu sapi

Semua daftar makanan tersebut dapat menyebabkan perut si kecil kembung. Tetapi, ini tidak pasti berlaku pada semua si kecil. Setiap si kecil memiliki perkembangan, pertumbuhan, serta kondisi fisik yang berbeda.

Contohnya, apabila ada si kecil yang mengalami gejala perut kembung setelah makan brokoli, tetapi si kecil Bunda tidak mengalaminya. Hal ini menjadikan bahwa sistem pencernaan si kecil berbeda-beda. Jangan takut untuk mulai memberikan si kecil makanan pendamping ASI. Jika ragu, Bunda dapat konsultasikan hal ini pada dokter spesialis anak.

Perkembangan si kecil Usia 31 Minggu

Bukan karena makanan bergas saja, perut si kecil kembung dapat disebabkan oleh hal lain
Apabila perut kembung yang dialami si kecil benar-benar akibat makanan yang mengandung gas, maka Bunda dapat mengetahuinya dalam dua jam setelah si kecil menelan makanan tersebut. Biasanya, dapat memakan waktu hingga dua atau tiga hari bagi makanan tersebut untuk keluar dari pencernaan si kecil Bunda.

Faktanya, perut si kecil kembung tak melulu disebabkan oleh makan yang mengandung gas. Kondisi ini dapat saja akibat si kecil mengalami gangguan kesehatan tertentu, seperti alergi makanan dan susu, intoleransi laktosa, atau bisa jadi masalah pencernaan lainnya.

Biasanya, jika perut si kecil kembung akibat kondisi kesehatan tertentu, ada gejala lain yang ikut muncul. Untuk memudahkan, Bunda dapat menggunakan Tes Alergi ini agar tahu apakah perut kembung yang di alami si kecil adalah salah satu gejala alergi atau tidak. apabila Bunda menemukan gejala lain yang muncul pada si kecil, sebaiknya segera periksakan kondisinya ke dokter spesialis anak.

Lalu, apa yang saya harus lakukan ketika perut si kecil kembung?

Perut si kecil kembung setelah makan sebenarnya wajar. Bisa jadi si kecil dapat mengalami kembung setelah ia minum susu atau bisa ASI. Hal yang dapat Bunda lakukan untuk mengeluarkan gas tersebut adalah dengan membuat si kecil bersendawa. Jika tidak langsung berhasil, baringkan si kecil sebentar kemudian coba lagi.

Cara lainnya untuk membantu mengurangi kembung pada si kecil adalah dengan meletakkan si kecil dalam posisi tengkurap, kemudian gerakkan kedua kakinya seperti gerakan mengayuh sepeda. Cara lain yang dapat dicoba adalah dengan membiarkan si kecil tengkurap selama beberapa saat (tentu saja dalam pengawasan Bunda). Memandikan si kecil dengan air hangat juga dapat membantu mengurangi perut kembung.

Baca Juga : 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.