Tahukah Anda Penyebab Janin Gagal Berkembang Dalam Kandungan. Berikut Penyebabnya

Tahukah Anda Penyebab Janin Gagal Berkembang Dalam Kandungan. Berikut Penyebabnya

Setiap calon orangtua ingin agar bayinya dapat bertumbuh kembang dengan baik dalam kandungan, sehingga lahir ke dunia menjadi anak yang sehat walafiat. Itu sebabnya penting bagi setiap calon ibu untuk rutin memeriksakan kehamilannya dari awal hingga menjelang persalinan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah janin tidak berkembang. Apa bahayanya?

Penyebab janin tidak berkembang

Janin yang tidak berkembang digambarkan sebagai kondisi pertumbuhan janin yang lambat alias tertunda. Dalam dunia medis, pertumbuhan janin yang tertunda dikenal dengan istilah IUGR (Intrauterine Growth Restriction).

Janin dikatakan IUGR apabila pertumbuhan bayi tidak sesuai dengan usia kehamilan. Tumbuh kembang janin yang lambat ini menandakan ukuran bayi lebih kecil dari ukuran rata-rata pada usia kehamilan tersebut. Misalnya Bunda sudah hamil 12 minggu, namun perkembangan dan berat janinnya masih seperti usia di bawah 12 minggu. Sebagai gambaran umum, Bunda dapat pantau perkembangan janin dari minggu 1 sampai 40 di laman HelloSehat.

Bayi mungkin tidak tumbuh dengan baik apabila dia tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkannya untuk berkembang. Berikut penyebab paling umum janin tidak berkembang:

Kondisi medis ibu

Janin Bunda mungkin dikatakan terlambat berkembang alias mengalami IUGR apabila Bunda mengidap penyakit jantung, ginjal, paru-paru, gangguan pembekuan darah, anemia sel sabit, atau diabetes. Tidak hanya itu, IUGR dapat terjadi kepada janin apabila Bunda mengalami preeklampsia pada saat kehamilan trimester kedua, hipertensi kronis, bahkan keduanya sekaligus.

Kelainan plasenta

Plasenta adalah organ yang berfungsi mengirim nutrisi dan oksigen untuk janin di dalam kandungan. Apabila bentuk plasenta tidak sempurna atau ukurannya terlalu kecil, maka organ ini tidak dapat menjalani fungsinya dengan baik. Kondisi inilah yang memungkinkan janin mengalami IUGR karena mengalami defisiensi nutrisi atau oksigen sehingga janin tidak berkembang sewajarnya sesuai usia.

Baca Juga : Ciri-Ciri Wanita Yang Rentan Keguguran

Faktor lainnya

  • Terjadi pada kehamilan kembar dua atau lebih
  • Konsumsi obat-obatan terlarang, merokok
  • Infeksi tertentu yang Bunda punyai seperti toksoplasmosis, rubella, sifilis, atau cytomegalovirus (CMV)

Apa akibatnya apabila janin tidak berkembang?

Pertumbuhan janin yang tertunda berisiko mengalami berbagai masalah tertentu pada saat kehamilan, proses persalinan, dan nantinya setelah dilahirkan.

Umumnya, janin yang tidak berkembang dapat dideteksi pada usia satu hingga tiga bulan. Apabila dibiarkan saja hingga lebih dari tiga bulan, kondisi ini dapat memicu keguguran atau bayi meninggal dalam kandungan. Meski begitu, pada beberapa kasus, janin yang didiagnosis terlambat berkembang masih dapat lahir dengan berat badan normal.

Oleh karena itu, semua ibu hamil seharusnya diperiksa untuk faktor risiko IUGR. Terlebih apabila Bunda memiliki beberapa kondisi yang disebutkan di atas, disarankan untuk segera konsultasikan ke dokter kandungan yang menangani Bunda.

Perhatikanlah penyebab-penyebabnya ya bund agar ketika hamil, Bunda bisa terus memantau perkembangan pada janin. Tujuannya untuk mengantisipasi apabila janin ternyata mengalami kondisi IUGR, dapat segera ditangani oleh dokter.

Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui

Mau Pencernaan Si Kecil Anda Sehat. Inilah Tips-nya

Mau Pencernaan Si Kecil Anda Sehat. Inilah Tips-nya

Apabila saat ini Bunda Sholehah memiliki buah hati yang sedang memasuki usia enam bulan, maka inilah waktunya untuk bersiap mengenalkan si kecil dengan berbagai jenis makanan sebagai pendamping ASI. Salah satu jenis makanan pendamping ASI (MPASI) adalah makanan padat yang berfungsi untuk melatih otot-otot mulut, melatih perkembangan rahang dan berpengaruh pada kecepatan kemampuan berbicara si kecil. Jika anak jarang dilatih menguyah, bisa berpeluang lebih besar untuk mengalami kesulitan dalam berbicara.

Oleh karena itu, yuk dapat kenalkan mereka dengan penuh kesabaran lalu ajaklah mereka berlatih kunyah-mengunyah. Sebegitu pentingkah proses kunyah-mengunyah itu? tentu saja sebab pencernaan berawal dari mulut dapat. Saat mengunyah, enzim-enzim dihasilkan. Enzim ini membantu lambung mengolah makanan. Bayangkan jika proses menguyah terlewati. Pastinya ada beberapa enzim yang tidak terproduksi dan tidak dapat membantu proses di dalam lambung. Akibatnya pun beragam. Duh, kasihan kan si kecil.

Nah, agar pencernaan si kecil sehat dan tubuhnya pun ikut sehat, ada beberapa tips:

1. Awali perkenalan makanan sehat sejak dini

Mengenalkan makanan sejak dini, akan memicu dan mengembangkan selera makan anak. Untuk itu terapkanlah jadwal agar anak tidak terbiasa ngemil. Jadi bukan melarang ngemil tapi membuat aturan yang fleksibel. Tidak lain agar anak tidak kehilangan semangat untuk makan makanan wajibnya dan tidak terbiasa iseng ngemil.

2. Mulailah dengan porsi kecil tapi sering

Bayi dan batita memerlukan separuh jumlah kalori yang dibutuhkan oleh orang dewasa. Dan disebabkan lambungnya yang masih mungil, porsi balita pun tidak banyak. Mereka tidak dapat makan dalam jumlah yang besar secara sekaligus. Jadi untuk mengantisipasinya, Bunda Sholehah dapat memulai dengan memberikan porsi yang sedikit demi sedikit tapi mengandung nilai energi. Dengan demikian kadar gula darah dalam tubuh tetap stabil dan tetap tersedia energi yang cukup untuk beraktivitas.

3. Menyediakan makanan segar

Buah dan sayuran segar mengandung banyak vitamin dan mineral. Keduanya juga mengandung serat yang membantu sistem pencernaan dan memerlancar proses pembuangan. Tapi untuk balita, sebaiknya pilih sayuran yang tidak terlalu mengandung serat tinggi sebab pencernaan si kecil belum terlalu sempurna. Jangan pula memberikan sayuran mentah kepadanya sebab dapat jadi sayuran tersebut mengandung zat-zat beracun yang dapat menghambat proses pencernaan si kecil. Jika Bunda ingin mengenalkan wortel mentah kepada buah hati, kupaslah wortel tersebut, cuci dan siramlah dengan air panas sebelum diberikan.

4. Berusahalah menghindari junkfood

Cobalah untuk tidak memberikan makanan jenis ini. Makanan yang berkualitas rendah, tinggi lemak,terlalu manis, dan mengandung pengawet juga penyedap rasa, sangat tidak ada gunanya bagi tubuh orang dewasa ataupun anak balita. Makanan jenis ini akan mengacaukan kadar gula darah, bergizi rendah dan merampas asupan nutrisi penting tubuh.

5. Selalu tawarkan air

“Lupa minum” menjadi salah satu kendala anak. Mereka terlalu asyik bermain dan lupa dengan aktivitas ini. Bunda jangan lalai ya mengingatkan buah hati dapat harus untuk minum, minum dan minum. Sodorkanlah kepada mereka air putih yang cukup setiap harinya, di setiap saat tanpa bosan. jangan biarkan mereka mengalami dehidrasi yang seringkali tidak terlihat. Dehidrasi ditandai dengan kelelahan, wajah sayu, pucat, rewel, bibir kering, kurang konsentrasi, pusing dan mata lelah. Untuk melancarkan program “minum air putih”, Bunda Sholehah jangan terlalu banyak menyodorkan makanan atau minuman manis. Sebab air putih yang cukup adalah minuman terbaik untuk tubuh.

sumber foto: google

Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui

Jangan Paksa Anak Penuhi Keinginan Anda, Ini Dampak Buruknya!!

Jangan Paksa Anak Penuhi Keinginan Anda, Ini Dampak Buruknya!!

Bunda Sholehah, apakah kita termasuk orangtua yang memperlakukan anak seperti boneka?

“Habis ini ngaji yaa… nanti malam les musik, besok Anda ikut lomba, akhir pekan juga.”

Ketika sedang bermain boneka, kita bebas melakukan apapun yang kita inginkan terhadap boneka tersebut. Bisa memilihkan baju, sepatu, gaya rambut, nama, profesi, sesuka hati kita. Namanya juga boneka… tidak memiliki kemampuan untuk memilih sendiri dan tidak memiliki perasaan.

Sayangnya, ketika sudah menjadi orangtua… banyak lho yang masih memperlakukan anaknya seperti boneka. Anak tak mempunyai pilihan, tak ada kebebasan, yang ada hanyalah keharusan memperturutkan obsesi orangtuanya. Seolah-olah anak tak memiliki perasaan.

Memang sering kali orangtua bermaksud baik, ingin anaknya menjadi pribadi hebat nan berprestasi, akan tetapi orangtua perlu 1 kunci utama agar tidak menjadikan anak pasif seperti boneka, yakni komunikasi.

Kita perlu menghormati pilihan anak, sehingga penting sekali untuk berkomunikasi dan meminta persetujuan anak sebelum memutuskan sesuatu untuk mereka.

“Sayang… Umi pengen Anda jadi hafizhoh, hafal quran… keuntungannya luar biasa di dunia dan akhirat, Anda mau gak?”

Biasakan memberi penjelasan dan persetujuan anak. Lebih baik lagi kalau anak diberikan beberapa pilihan sehingga mereka tidak merasa terpaksa menjawab “Ya”.

Jangan sekali-kali mengancam anak, “Kalau Anda tidak mau… berarti Anda tidak sayang sama Umi,” ini adalah pemaksaan secara halus, anak akan merasa tidak berdaya.

Tirulah cara Nabi Ibrahim alaihissalam mendidik putranya, Ismail, bahkan untuk melakukan perintah Allah yang jelas-jelas tidak boleh ditolak… Nabi Ibrahim tetap berkomunikasi dan meminta persetujuan putranya.

Mengapa penting tidak memperlakukan anak seperti boneka?

1. Anak tidak terbiasa mengambil keputusan

Segala sesuatu sudah didesain oleh orangtua, sehingga anak tidak terbiasa memilih dan membuat keputusan berdasarkan keinginan dan pertimbangannya sendiri. Hal ini akan terbawa hingga anak dewasa.

2. Anak memendam kemarahan dan kekecewaan pada orangtua

Orangtua merasa telah memilihkan yang terbaik untuk anak, tapi coba perhatikan deh… jangan-jangan anak kecewa dan marah dengan jalan hidup yang anda pilihkan untuknya tanpa persetujuannya.

Ujung-ujungnya… anak bisa ‘balas dendam’ ketika kelak dewasa, yakni dengan melarikan diri dari kekuasaan orangtuanya.

3. Anak kehilangan keindahan masa kanak-kanaknya

Banyak orangtua yang tidak sadar telah menghilangkan masa kanak-kanak yang indah dari hidup anaknya. Karena obsesi orangtua, anak disekolahkan di fullday school misalnya, penuh dengan les dan kursus ini-itu, sehingga waktunya tidak tersisa untuk sekadar bermain bersama temannya.

Kalau memang hal tersebut yang dikehendaki anak… tidak mengapa, masalahnya adalah kalau sebenarnya anak ingin bebas bermain namun dilarang orangtua dengan alasan ini itu, dan waktu mainnya harus digantikan dengan hal lainnya.

Bunda Sholehah, memang tidak mudah menjadi orangtua… tapi juga tidak sulit kalau kita menyeimbangkan keputusan kita antara akal dengan hati. Rem obsesi kita terhadap anak, biarkan mereka juga ikut memilih dan membuat keputusan. Semoga Allah menjadikan kita orangtua yang mampu bertanggungjawab.

Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui

Pakai 6 Cara Ini Agar Anak Mau Berhijab

Pakai 6 Cara Ini Agar Anak Mau Berhijab

Berhijab merupakan kewajiban bagi seorang muslimah yang sudah baligh. Namun, pada kanyataannya, masih banyak wanita yang masih belum ingin untuk menutup auratnya atau rambut. Padahal, rambut merupakan mahkota yang perlu dijaga. Mengapa hal ini dapat terjadi?

Salah satunya karena orangtua tidak pernah mengajarkannya berhijab sejak kecil. Berhijab diwajibkan bagi muslimah yang sudah baligh. Walau begitu, ia perlu membiasakan diri untuk melakukan kewajiban ini. Dimana, pembelajaran menggunakan hijab wajib diterapkan sejak kecil. Namun, bagaimana caranya?

Dijelaskan bahwa ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar anak mau berhijab dengan senang hati.

1. Keteladanan

Keteladanan dari orangtua memang sangat berpengaruh bagi anak Anda, karena biasanya anak akan mengikuti apa yang dilakukan orang tuanya. Namun Sofeya pernah melihat justru orangtua yang sudah menutup aurat malah mendandani anaknya ala model, artis dan lainnya. Semoga itu tidak terjadi pada Bunda. Perlakukanlah anak selayaknya anak bukan orang dewasa.

2. Pembiasaan sederhana.

Pembiasaan memakai hijab dapat dilakukan saat anak mau pergi bermain bersama teman. Pembiasaan awal memang agak sulit namun ketika kita yakin dapat melakukannya, Insya Allah akan dimudahkan. Cara sederhana adalah mengajak si kecil main namun kita harus ingatkan bahwa kita akan bermain ke luar jadi harus pakai hijab, Lakukan begitu seterusnya setiap kali akan pergi bermain ke luar.

3. Jangan memaksa.

Ketika si kecil sudah senang memakai hijab namun ketika bermain kemudian ia membukanya karena merasa gerah, sebaiknya kita tidak boleh memaksa agar ia tidak melepaskannya. Biarkan saja ia membuka hijabnya, setelah ia merasa sudah nyaman atau tidak gerah, barulah kita mulai mengingatkannya. Ingatkan dengan cara yang sederhana seperti, “Nak, kita pakai lagi yuk hijabnya, biar selalu disayang Allah.” Meskipun masih belum mengerti Insya Allah ia akan mau memakainya kembali dengan suka rela.

4. Pemilihan model baju dan hijab.

Pilihlah model hijab yang sederhana, dapat menyerap keringat, dan nyaman dipakai. Dengan pemilihan baju dan hijab yang sesuai maka anak akan merasa nyaman saat mengenakan hijab. Sekarang ini banyak model gamis untuk anak-anak yang lucu, bila ia sudah dapat memakainya kita dapat menghadiahkan gamis tersebut untuknya.

5. Memberikan pujian.

Jangan segan kita memberikan pujian karena ia sudah memakai hijab, Suruhlah orang sekitarnya untuk memujinya karena telah memakai hijab. Pujian di awal sangat dibutuhkan namun setelah berjalan lama, ia akan nyaman tanpa pujian.

6. Berikan tempat khusus untuk hijabnya.

Sebaiknya Bunda memberikan tempat khusus untuk hijabnya, agar saat ia mulai mengerti perintah kita dapat memintanya untuk mengambil dan menyimpannya kembali setelah digunakan, selain menjadi anak yang sholihah ia menjadi anak yang bertanggung jawab, Insya Allah.

 Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui

Fakta Unik Bayi Belajar Bahasa Sejak Dalam Kandungan

Fakta Unik Bayi Belajar Bahasa Sejak Dalam Kandungan

Bayi ternyata sudah dapat mendengar semua suara yang ada di sekitarnya meski masih dalam kandungan. Itu sebabnya segera setelah dilahirkan, bayi dapat membedakan suara Bundanya dengan suara orang lain. Selain belajar mendengar, ternyata bayi belajar bahasa juga, lho, selama di dalam rahim Bunda!

Bayi belajar bahasa sejak dalam kandungan

Salah satu tanda yang dapat Bunda perhatikan untuk mengetahui bahwa malaikat kecil Bunda sudah “ahli” berbahasa sejak dalam kandungan adalah dengan mendengarkan tangisannya. Tangisan adalah bahasa yang digunakan bayi untuk berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. Misalnya ketika ia merasa lapar, kedinginan, kesakitan, atau sedang sedih.

Namun ternyata, melodi tangisan setiap bayi itu tidak sama. Dilansir dari Science Daily, Kathleen Wermke, peneliti dari Universitas Wurzburg di Jerman, mengatakan bahwa irama tangisan bayi dapat berbeda-beda karena selama dalam kandungan, ia mendengar aksen Bundanya saat berbicara.

Sumber : hellosehat.com

Penelitian Wermke melibatkan rekaman suara tangis dari 60 bayi sehat selama lima hari setelah kelahiran — 30 bayi berkebangsaan Perancis (dengan bahasa Bunda Perancis) dan 30 bayi berkebangsaan Jerman (dengan bahasa Bunda Jerman). Bayi yang lahir dari Bunda berbahasa Prancis cenderung memiliki melodi tangisan yang tinggi, sedangkan bayi yang lahir dalam keluarga berbahasa Jerman cenderung memiliki melodi tangisan yang rendah.

Penelitian lain juga pernah membandingkan dua kelompok tangisan bayi, yaitu bayi keturunan Cina dan bayi keturunan Jerman. Setelah diamati melodi serta nada tangisannya, hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa tangisan bayi yang berasal dari keturunan Cina memiliki melodi yang lebih bervariasi dibandingkan dengan bayi dari keluarga Jerman.

Hal ini menunjukkan adanya kesamaan dari aksen berbahasa yang sehari-hari dipakai oleh orangtuanya, karena bayi belajar bahasa Bunda sejak masih dalam kandungan. Terlebih, ketika diberikan rangsangan suara dengan bahasa yang digunakan Bundanya sehari-hari, hampir semua bayi merespon aktif. Sedangkan ketika diberikan rangsangan atau stimulasi suara yang menggunakan bahasa asing, bukan bahasa sehari-hari yang ia dengarkan, maka bayi-bayi tersebut tidak menunjukkan respon yang sama.

Sumber : hellosehat.com

Yang didengar bayi selama dalam kandungan tetap diingat sampai dewasa

Bahasa yang didengar selama dalam kandungan pun ikut memengaruhi penyerapan diksi (pemilihan kata), kosakata, serta produksi suara bayi ketika ia besar nanti — meskipun perubahan lingkungan bahasa terjadi sebelum anak-anak dapat berbicara.

Ini dibuktikan dengan suatu penelitian yang mengamati sekelompok orang dewasa keturunan Korea yang lahir dan tumbuh besar di Belanda, tapi tidak dapat berbahasa Korea. Setelah diminta untuk tinggal selama 6-17 bulan di lingkungan khusus dengan orang-orang yang fasih bahasa Korea, pelafalan bahasa Korea mereka jauh lebih lancar daripada pengucapan orang keturunan Belanda asli yang fasih berbahasa Korea.

Dr. Patricia Kuhl di University of Washington mengungkapkan bahwa bayi mampu membedakan semua suara berbeda yang digunakan dalam semua bahasa dunia. Dalam enam bulan pertama kehidupannya, bayi sudah lebih baik dalam membedakan macam-macam suara yang digunakan dalam bahasa mereka sendiri dan menghilangkan ragam suara yang tidak biasa mereka dengar.

Misalnya pada bayi yang tumbuh di negara Jepang, seiring tumbuh kembangnya mereka akan kehilangan kemampuan untuk membedakan “L” dan “R” sehingga semua kata yang mengandung “L” menjadi “R”. Sementara bayi yang tumbuh besar di negara Korea akan cenderung mempertahankan kemampuan pengucapan “tal”, “dal”, dan “ddal”.

Bagaimana cara bayi belajar bahasa dalam kandungan?

Bayi belajar bahasa dimulai dari dalam kandungan, dengan mendengarkan musik atau cara bicara Bundanya. Penelitian yang dilakukan oleh Pacific Lutheran University ini menyatakan bahwa saat usia kehamilan 10 minggu terakhir, bayi yang ada di dalam kandungan mendengar ketka Bunda mengajaknya berkomunikasi, dan saat lahir ia memberikan respon bahwa ia mengerti apa yang dikatakan Bundanya selama di kandungan.

Pasalnya, organ koklea (organ penting dalam indera pendengaran yang ada di telinga) janin sudah mulai berkembang di usia kehamilan 24 minggu dan terus berlanjut sampai kelahirannya. Kemudian, sensor pendengaran dan otak bayi sudah mulai berkembang ketika janin berusia 30 minggu. Mulai dari usia ini, otak bayi sudah mampu membedakan pola suara yang berulang dan menanamkannya pada ingatan sehingga kemudian mereka lontarkan ketika mereka mulai dapat berbicara.

Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui

4 Manfaat Air Mawar untuk Kesehatan Tubuh Anda

4 Manfaat Air Mawar untuk Kesehatan Tubuh Anda

Air mawar adalah ekstrak cairan yang terbuat dari air dan rendaman kelopak mawar. Biasanya cairan ini digunakan sebagai parfum karena aromanya yang terasa manis. Meski begitu, air mawar juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Apa saja?

Sumber : hellosehat

Berbagai macam manfaat air mawar untuk kesehatan

1. Menjaga kesehatan kulit

Kulit rentan mengalami kerusakan dan penuaan dini akibat paparan sinar UV, bahan kimia, serta polusi. Nah, di sinilah guna air mawar untuk menjaga kesehatan kulit.

Ekstrak mawar alami memiliki sifat antiperadangan yang dapat menenangkan iritasi kulit, misalnya akibat eksim dan rosacea. Terlebih, air estrak mawar dapat mengurangi tampilan garis halus dan keriput di wajah. Tidak mengherankan bila Bunda sering menemukan air mawar sebagai bahan toner dan pembersih muka yang banyak dijual di pasaran, bukan?

2. Mengatasi sakit tenggorokan

Saat sakit tenggorokan, Bunda biasanya akan diberikan resep antibiotik atau obat-obatan lainnya. Namun, Bunda juga dapat mencoba menyeduh kelopak bunga mawar segar untuk dijadikan teh herbal guna mempercepat proses pemulihannya.

Meski belum ada penelitian ilmiah yang mampu membuktikan manfaat air mawar ini, namun sifat peradangannya dipercaya ampuh meredakan gejala sakit tenggorokan. Tapi, ada baiknya Bunda berkonsultasi pada dokter terlebih dahulu mengenai penggunaan air bunga mawar untuk mengobati sakit tenggorokan.

3. Menjaga kesehatan otak dan menghilangkan stres

Menghirup aroma mawar dapat membangkitkan kembali mood yang buruk akibat stres harian. Dilansir dari Medical News Today, beragam penelitian menyatakan bahwa air mawar bersifat menenangkan karena kandungan antidepresan dan antikecemasannya.

Harumnya aroma mawar juga dipercaya memicu rasa kantuk dan efek rileksasi untuk menenangkan pikiran.

4. Untuk kesehatan pencernaan

Minum teh herbal mawar juga telah terbukti memiliki efek menguntungkan pada sistem pencernaan Bunda. Air ekstrak mawar bekerja meningkatkan aliran cairan empedu, yangbisa membantu mengatasi gejala keluhan pencernaan umum, termasuk perut kembung dan sakit perut.

Minum air rendaman kelopak mawar juga dapat berfungsi sebagai pencahar untuk memperlancar urusan BAB Bunda, sekaligus mencegah sembelit.

Jangan sembarangan pakai. Perhatikan juga beberapa hal berikut ini
Sebelum menggunakan air mawar untuk mendapatkan manfaat kesehatannya, ada baiknya Bunda menguji dulu apakah anda memiliki alergi terhadap air wangi ini. Pasalnya, ada beberapa orang yang ternyata memiliki alergi pada tanaman tertentu.

Coba oleskan sedikit air mawar ke punggung tangan atau belakang telinga Bunda. Tunggu selama 24 jam dan perhatikan adakah reaksi alergi yang muncul, seperti kulit memerah, sensasi panas, atau kulit gatal. Bila setelah 24 jam Bunda merasa baik-baik saja, ini tandanya Bunda boleh menggunakan ekstrak mawar ini secara rutin.

Baju Menyusui Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Ibu Hamil / Pakaian Menyusui

5 Tanda Gerakan Bayi Dalam Kandungan Menjelang Persalinan!!

5 Tanda Gerakan Bayi Dalam Kandungan Menjelang Persalinan!!

Sekitar satu sampai empat minggu sebelum hari-H persalinan, Bunda mulai dapat merasakan gerakan bayi dalam kandungan yang lebih aktif. Ini berarti bayi sedang memutar tubuhnya untuk memosisikan kepala agar berada di bawah mendekati jalur lahir. Gerak bayi yang merosot turun ke panggul ini disebut dengan dropping atau lightening. Begini tahapan pergerakannya sampai ia siap menyapa dunia.

Kapan gerakan bayi dalam kandungan mulai terlihat sebelum persalinan?

Selama masa kehamilan, posisi bayi meringkuk dengan kepala di atas dekat dada ibu dan kakinya di bawah. Beberapa bayi dapat dalam posisi melintang — tegak lurus dengan jalan lahir. Semua ini adalah hal yang wajar dan tidak membahayakan, karena bayi dapat bergerak untuk memutar posisinya agar dapat menyembul keluar dengan kepala lebih dulu.

Hal ini dimungkinkan karena kontraksi otot sehingga melebarkan rahim ibu. Gerakan bayi dalam kandungan untuk bersiap-siap lahir dimulai dari kepala bayi berada di atas panggul, kemudian turun ke daerah panggul, dan akhirnya berada di daerah tulang kemaluan.

Gerakan dropping atau lightening ini mulai terjadi di trimester ketiga kehamilan, sekitar di bulan ketujuh. Pada kehamilan kembar, gerak bayi mungkin dapat terjadi lebih awal karena posisi salah satu bayi berada lebih rendah di perut sang ibu.

Pada beberapa wanita hamil, gerak bayi dalam kandungan ini dapat terjadi beberapa jam sebelum persalinan. Untuk calon ibu pertama, kemerosotan ini mungkin terjadi di detik-detik akhir menjelang persalinan atau saat persalinan dimulai.

Tanda-tanda bayi sudah mulai merosot untuk bersiap lahir

Dilansir dari Live Strong, ada beberapa tanda yang dapat Bunda rasakan dan perhatikan ketika gerakan bayi dalam kandungan sudah bersiap untuk menghadapi persalinan:

1. Perubahan pada perut
Tanda-tanda awal gerak bayi untuk bersiap lahir adalah perubahan bentuk perut yang menggantung lebih rendah karena kepala bayi sudah bergerak ke bawah tulang panggul. Saat duduk, bayi terasa ada di pangkuan.

2. Bernapas jadi lebih mudah
Pada trimester kehamilan terakhir, banyak wanita yang merasa sesak napas akibat bertambah besarnya kandungan. Hal ini juga dipengaruhi oleh posisi awal bayi yang ada di bawah tulang rusuk ibu sehingga menekan paru-paru dan membuat Bunda sulit bernapas.

Namun, kondisi ini akan mereda setelah posisi bayi berada pada posisi siap lahir dengan kepala di bawah. Setelah merosot turun, kepala bayi akan berada di bawah dekat daerah panggul paling dekat dengan jalur lahir dengan wajah menghadap punggung ibu dan dagu menempel di dada.

Perubahan gerak bayi dalam kandungan ini mengangkat tekanan pada paru sehingga Bunda dapat bernapas lebih mudah.

3. Nafsu makan meningkat
Banyak ibu hamil yang merasa nafsu makannya menurun selama trimester ketiga. Namun, setelah bayi mengalami dropping atau lightening, tekanan pada paru-paru dan perut juga berkurang. Hal ini berefek pada nafsu makan sang ibu. Tingkat keparahan dan frekuensi maag juga berkurang saat bayi mengalami pergerakan ini.

4. Sering buang air kecil
Ketika gerakan bayi dalam kandung sudah berputar ke bawah, perubahan ini akan menekan daerah panggul dan sekitar kandung kemih Bunda sehingga membuat Bunda sering buang air kecil.

5. Nyeri panggul
Selain tanda-tanda di atas, ada satu tanda dapat Bunda rasakan yaitu nyeri di derah panggul. Hal ini normal terjadi karena bayi yang ada dalam perut Bunda sedang menyesuaikan diri dengan posisi barunya.

Namun, jika nyeri terjadi secara konstan dan teratur, disertai demam, pendarahan, dan dehidrasi segera periksakan kehamilan Bunda pada dokter.

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /5 Tanda Gerakan Bayi Dalam Kandungan Menjelang Persalinan!!

Gamis Menyusui Jasmine

Gamis Menyusui Jasmine

Sudah banyak trend trend di dunia fashion saat ini. Beberapa ahli designer telah menciptakan pakaian yang mengarah dengan trend masa kini. Di lain sisi di jaman ini banyak desainer yang lalai akan membuat design untuk kebutuhan bunda yang sedang menyusui. Namun, SOFEYA telah hadir untuk memenuhi  beberapa keinginanan dan masalah di atas.

Yaitu Gamis Menyusui, gamis ini di desain dengan sangat rapi dan dengan model yang kekinian untuk bunda bunda yang ingin tetap menjaga penampilannya walaupun saat sedang menyusui maupun tidak. Karena gamis ini di desain untuk multifungsi sehingga bunda sudah tidak menyusui tetap bisa di gunakan. Tanpa mengkhawatirkan akses menyusuinya.

 

Description

Gamis Menyusui Jasmine dari sofeya ini sangat cocok bagi Anda yang ingin tampil cantik walaupun sedang menyusui sang buah hati. Dengan penjelasan produk sebagai berikut :

  • Material Roberto Cavalli mix biante ( Glossy, adem, tidak menerawang )
  • Akses menyusui dibalik motif ( kanan dan kiri ) , tanpa kancing tanpa resleting
  • Rok A line ( 2.5 meter )
  • Wudhu friendly
  • Ada layer motif panjang dibagian depan dada sampai mata kaki
  • Size M, L, XL
  • Warna : Broken White

🌷Tersedia 4 seri warna :

 

Harga

Rp. 275.000

Untuk harga di atas masih terbilang terjangkau untuk mendapatkan Gamis Menyusui Cantik ini karena dari pertimbangan bahan yang digunakan sangat premium dan nyaman digunakan oleh bunda.

Cara Pemesanan

Untuk cara pemesanan sangat lah mudah bund. Bunda bisa menghubungi CS atau Belanja Online Via Website dimana bunda bisa tahu ketersediaan stoknya.

  1. Cara Pemesanan Via Website Klik Disini : Cara Pemesanan Via Website Sofeya
  2. Cara Pemesanan Via CS Hubungi  ke nomor WA :  0822 4390 9888

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Gamis Menyusui Jasmine

Benarkah Makanan Pedas Melancarkan Persalinan

Benarkah Makanan Pedas Melancarkan Persalinan

Jika Bunda hamil tak kunjung menunjukkan tanda melahirkan, padahal sudah waktunya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memicu persalinan. Salah satunya adalah dengan makan makanan pedas. Apa kata dunia medis soal bisik tetangga yang bilang bahwa makanan pedas memicu persalinan?

Benarkah makanan pedas memicu persalinan?

Banyak perempuan yang percaya bahwa makan makanan pedas memicu persalinan. Makanan pedas pada umumnya membuat perut sakit dan mulas, sehingga dipercaya dapat merangsang datangnya kontraksi tanda melahirkan. Makanan pedas juga disinyalir dapat menyebabkan tubuh melepaskan hormon prostaglandin melalui proses pencernaan, yang akan memicu kontraksi pada rahim.

Namun, teori yang mengatakan bahwa makanan pedas dapat mempercepat kelahiran ini ditolak mentah-mentah oleh dunia kedokteran. Dilansir dari WebMD, Tery Harper, MD, pakar pengobatan Bunda dan anak, bahkan mengatakan bahwa tidak ada hubungannya antara makanan yang tersimpan di lambung dengan kerja otot rahim untuk berkontraksi. “Sampai saat ini, masih belum ada satupun studi ilmiah yang dapat membuktikan kalau makanan pedas dapat memicu persalinan,” tandas Harper.

Pernyataan ini pun diamini oleh Elizabeth Stein, seorang bidan di New York. Stein mengatakan, “Tidak ada cara alami yang membuktikan efektif dan aman untuk mempercepat persalinan.” Tidak ada makanan manapun yang dapat mendorong terjadinya persalinan. Satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mempercepat kelahiran anak adalah dengan induksi medis di rumah sakit yang melibatkan obat-obatan.

Lantas, kenapa banyak perempuan yang menggosipkan bahwa makanan pedas dapat memicu persalinan? Hal ini mungkin berasal dari sugesti. Beberapa orang dapat mengalami kram perut sehabis makan makanan pedas, yang seringnya dianggap sebagai tanda awal kontraksi. Padahal, kram perut ini disebabkan oleh penumpukan gas dari gejala maag dan refluks asam lambung. Kedua hal ini merupakan masalah yang umum terjadi pada orang-orang yang mengonsumsi makanan pedas, terutama jika perutnya memang sensitif.

Jadi, apakah Bunda hamil tidak boleh makan pedas?

Jika Bunda ingin tetap mencoba, tidak ada salahnya. Yang harus Bunda perhatikan adalah porsinya. Jangan terlalu banyak, sampai usaha coba-coba Bunda malah menyebabkan perut terasa mulas atau bahkan diare.

Berikut beberapa tips bila Bunda ingin mengonsumsi makanan pedas, seperti:

Dampingi makanan pedas dengan satu gelas susu untuk membantu meminimalkan rasa panas dalam perut.
Satu sendok makan madu juga dapat membantu mencegah mulas setelah mengonsumsi makanan pedas.

Namun, penting untuk Bunda ketahui bahwa menghindari makanan pedas tentu menjadi langkah terbaik Bunda untuk menjaga kesehatan Bunda dan janin Bunda. Tetap konsumsi makanan yang direkomendasikan oleh dokter agar nutrisi Bunda dan janin Bunda tetap tercukupi dengan baik.

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Benarkah Makanan Pedas Dapat Perlancar Persalinan

Bahaya Obat Des Bagi Ibu dan Bayi

Bahaya Obat Des Bagi Ibu dan Bayi

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa obat anti keguguran jenis DES rupanya sangat berisiko bagi ibu hamil dan bayinya kelak. Padahal, di tahun 1930 hingga 1980-an obat ini marak dikonsumsi ibu hamil guna mencegah keguguran dan komplikasi kehamilan. Apa saja bahaya obat DES bagi ibu dan bayi? Ini dia ulasan lengkapnya.

Apa itu obat DES?

Obat DES, yaitu singkatan dari diethylstilbestrol adalah hormon sintetis (buatan) yang sangat menyerupai estrogen. Obat ini biasanya diberikan bagi ibu hamil guna mencegah kelahiran prematur, komplikasi kehamilan, hingga keguguran.

Pada tahun 1970-an, para peneliti mulai melihat adanya risiko penggunaan obat antikeguguran bagi ibu dan bayi. Sejak saat itu para dokter kandungan sudah jarang meresepkan obat ini. Berbagai studi yang menyusul juga memaparkan bahwa obat DES rupanya tak manjur dalam mencegah keguguran atau komplikasi kehamilan. Maka, sekarang obat ini sudah tak lagi diberikan bagi ibu hamil.

Risiko penggunaan obat DES pada ibu dan bayi

Sejumlah penelitian telah berhasil memastikan bahwa obat DES dapat meningkatkan risiko kesehatan serius baik bagi ibu hamil yang minum DES maupun bayi DES (bayi yang terpapar DES dalam kandungan).

Risiko bagi ibu hamil yang minum DES

Satu dari enam wanita yang minum DES waktu hamil mungkin mengidap kanker payudara. Sementara pada wanita yang tidak terpapar DES, angka kemungkinannya lebih kecil yaitu satu dari delapan wanita. Jika waktu hamil dulu dokter Bunda meresepkan obat ini, Bunda sebaiknya melakukan pemeriksaan payudara mandiri (SADARI) dan menjalani tes mammogram setiap satu atau dua tahun sekali.

Risiko bagi anak perempuan

Bayi DES perempuan lebih berisiko mengalami berbagai gangguan dibandingkan bayi DES laki-laki. Perhatikan perbandingan risiko bayi DES perempuan dengan bayi yang tak pernah terpapar obat anti keguguran DES berikut ini.

  • 40 kali lebih rentan terhadap adenokarsinoma sel jernih, yaitu penyebab kanker serviks dan kanker vagina
  • 8 kali lebih rentan mengalami kematian di usia 0-28 hari (kematian neonatal)
  • 4,7 kali lebih rentan melahirkan prematur
  • 3,8 kali lebih rentan mengalami keguguran di trimester kedua
  • 3,7 kali lebih rentan mengalami kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan)
  • 2,4 kali lebih rentan melahirkan bayi lahir mati (stillborn)
  • 2,4 kali lebih rentan tidak subur
  • 2,4 kali lebih rentan mengalami menopause dini
  • 2,3 kali lebih rentan mengalami cervical intraepithelial neoplasia (CIN) yaitu stadium 0 kanker serviks
  • 1,8 kali lebih rentan terhadap kanker payudara
  • 1,6 kali lebih rentan mengalami keguguran di trimester pertama
  • 1,4 kali lebih rentan mengalami preeklampsia saat hamil

Risiko bagi anak laki-laki

Meskipun bayi DES laki-laki tidak serentan bayi DES perempuan, tetap ada risiko yang mungkin muncul. Risiko utamanya yaitu kelainan organ reproduksi, misalnya buah zakar tidak turun atau munculnya kista di saluran sperma. Sebuah penelitian tahun 2009 juga menunjukkan kalau laki-laki yang pernah terpapar DES dalam kandungan lebih rentan terhadap infeksi atau peradangan buah zakar.

Bagaimana kalau ibu saya minum DES waktu saya dalam kandungan?

Bila Bunda lahir pada tahun 1930 hingga 1980-an, tanyakan pada ibu Bunda apakah beliau pernah mengonsumsi obat DES selama Bunda masih dalam kandungan. Jika pernah, Bunda sebaiknya melakukan pemeriksaan testis, pemeriksaan panggul (pelvic exam), pap smear, atau tes mammogram. Semakin cepat mendeteksi, semakin besar pula kemungkinan penyakit Bunda ditangani.

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Bahaya Obat Des Bagi Ibu dan Bayi