Berikut Gejala Penyakit Jantung Saat Hamil, Waw Kok Bisa?

Berikut Gejala Penyakit Jantung Saat Hamil, Waw Kok Bisa?

Ketika Bunda sedang hamil, tubuh Bunda akan mengalami banyak perubahan. Salah satunya adalah detak jantung yang lebih cepat dari biasanya. Detak jantung yang lebih cepat saat hamil sebenarnya normal dan tidak membahayakan. Namun, jangan juga Bunda remehkan, terutama jika detak jantung cepat ini membuat kondisi Bunda atau kehamilan semakin memburuk. Bisa jadi ini adalah gejala penyakit jantung saat hamil.

Kardiomiopati atau otot jantung melemah bisa dialami oleh ibu hamil

Kardiomiopati adalah penyakit pada otot jantung. Pada kondisi ini, otot jantung melemah sehingga tidak bisa bekerja dengan optimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Di sekitar masa persalinan, ibu hamil bisa mengalami hal ini. Kondisi yang dinamakan kardiomiopati peripartum atau penyakit jantung saat hamil ini jarang terjadi dan hingga saat ini belum diketahui penyebab pastinya.

Kardiomiopati bermacam-macam jenisnya. Salah satunya adalah jenis kardiomiopati dilatasi. Artinya, otot-otot jantung mengalami peregangan dan menipis. Hal ini mengakibatkan ruangan-ruangan jantung menjadi melebar (mengalami dilatasi) dan keseluruhan jantung menjadi seperti membesar. Kardiomiopati peripartum termasuk dalam jenis ini.

Kardiomiopati peripartum dan jenis kardiomiopati lainnya bisa menimbulkan komplikasi berbahaya, antara lain detak jantung menjadi tidak teratur, kelainan pada katup jantung, dan gagal jantung.

Mengenal kardiomiopati peripartum, penyakit jantung saat hamil

Kardiomiopati peripartum adalah kelainan otot jantung yang jarang terjadi. Kondisi penyakit jantung saat hamil ini biasanya terjadi di pengujung masa kehamilan atau bisa juga terjadi pada lima bulan setelah melahirkan.

Sampai saat ini, belum ditemukan penyebab pasti dari kelainan otot jantung kardiomiopati peripartum. Namun, kondisi penyakit jantung saat hamil diyakini terjadi karena kinerja otot jantung yang lebih berat. Selama masa kehamilan, otot jantung akan memompa darah hingga 50 persen lebih banyak dibandingkan kerja jantung pada umumnya ketika tidak hamil.

Hal ini dikarenakan tubuh Bunda memiliki beban tambahan berupa janin yang harus menbisakan pasokan oksigen dan nutrisi-nutrisi penting. Risiko terjadinya kelainan otot jantung saat hamil ini juga meningkat oleh karena berbagai faktor. Seperti yang dilansir dari Healthline, gejala kardiomiopati peripartum mirip dengan gejala gagal jantung. Apa saja gejala penyakit jantung saat hamil?

  • Detak jantung cepat
  • Sakit dada
  • Kelelahan luar biasa
  • Mudah lelah selama beraktivitas fisik
  • Sesak napas
  • Pembengkakan kaki dan pergelangan kaki
  • Buang air kecil meningkat di malam hari
  • Apa yang harus Bunda lakukan ketika mengalami detak jantung cepat atau berdebar?

Jangan panik jika mengalami jantung berdebar saat hamil, ini beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Rutin ke dokter kandungan selama kehamilan untuk melakukan pemeriksaan antenatal.
  • Istirahat yang banyak dan dan hindari aktivitas fisik yang berat.
  • Pantau kenaikan berat badan saat hamil. Berat badan naik terlalu banyak saat hamil memberi beban atau tekanan tambahan pada jantung.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Jangan merokok serta mengonsumsi alkohol, kafein, apalagi obat-obatan terlarang.
  • Minum obat sesuai resep dokter, jika memang dianjurkan.

SEDIKIT INFO nih bun untuk bunda yang sedang MENYUSUI si kecil, dan RIBET saat mau menyusui karena pakaian yang TIDAK SUPPORT untuk menyusui. Tenang SOFEYA punya solusinya yaitu Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i . Dan kabar baiknya kini sofeya ada PRODUK BARU yang hadir semakin cantik, penasaran kan bunda bisa  Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui /Berikut Gejala Penyakit Jantung Saat Hamil, Waw Kok Bisa?

Kondisi yang Menyebabkan Wanita Mengalami Turun Peranakan WOW Kok Bisa ?

Kondisi yang Menyebabkan Wanita Mengalami Turun Peranakan WOW Kok Bisa ?

Posisi rahim yang normal seharusnya tepat berada di atas vagina, menggantung di dalam rongga panggul. Ketika posisi rahim turun melorot ke dalam vagina, kondisi ini disebut dengan turun peranakan alias prolaps uteri. Apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi?

Penyebab turun peranakan (prolaps uteri)

Turun peranakan disebabkan oleh otot-otot panggul yang melemah untuk menahan posisi rahim. Kelemahan otot ini pada umumnya dipengaruhi faktor usia. Seiring bertambahnya usia, risiko wanita mengalami prolaps uteri makin meningkat – terutama di masa menopause. Proses penuaan alami juga menyebabkan produksi hormon estrogen menurun. Hormon esterogen inilah yang membantu menjaga otot panggul agar tetap kuat.

Selain karena faktor “U”, kehamilan dan melahirkan juga bisa menjadi faktor risiko terjadinya prolaps uteri. Semakin sering Bunda hamil, semakin rentan Bunda mengalami turun peranakan karena kerusakan otot dan jaringan panggul dari masa kehamilan dan persalinan. Melahirkan bayi besar, persalinan yang lama, dan mengejan (ngeden) berlebihan saat melahirkan juga bisa meningkatkan risiko Bunda terhadap kondisi ini.

Faktor lain yang bisa meningkatkan risiko Bunda memiliki kondisi ini, antara lain:

  • Berat badan berlebih atau obesitas
  • Batuk kronis
  • Sembelit kronis
  • Adanya tumor di perut yang kemudian menekan rahim hingga turun
  • Kondisi yang menyebabkan meningkatnya tekanan di perut seperti tumor pada panggul (jarang terjadi), atau penumpukan cairan di perut
  • Riwayat operasi panggul sebelumnya

Aktivitas fisik apa pun yang memberi tekanan pada otot panggul bisa meningkatkan risiko Bunda mengalami turun peranakan Beberapa kondisi yang bisa melemahkan otot panggul, antara lain:

  • Sistokel adalah turunnya kandung kemih mengarah ke vagina sehingga menyebabkan lubang vagina tampak menonjol. Kondisi ini bisa membuat wanita sulit menahan buang air kecil, sering buang air kecil ataupun tertahannya kencing di kandung kemih.
  • Enterokel adalah turunnya sebagian area usus halus sehingga menekan vagina dan membentuk tonjolan mengarah ke luar vagina. Bunda bisa mengalami sakit punggung pada saat berdiri bila mengalami enterokel. Namun rasa sakit tersebut hilang ketika Bunda dalam posisi berbaring.
  • Rektokel adalah penonjolan ke dalam lubang vagina bagian belakang-bawah oleh karena adanya herniasi rektum. Hal ini bisa menyebabkan kesulitan ketika buang air besar.

Tingkatan keparahan prolaps uteri berdasarkan gejalanya

Ada beberapa tingkat keparahan dari turun peranakan. Tingkat pertama diawali dengan leher rahim yang turun sampai ke vagina. Tingkat kedua, leher rahim turun sampai ke batas mulut vagina. Tingkat ketiga, leher rahim keluar dari vagina. Tingkat terberat, keseluruhan rahim keluar dari mulut vagina. Kondisi ini juga disebut procidentia.

Tanda atau gejala turun peranakan (prolaps uteri)

Kondisi turun peranakan yang ringan biasanya tidak menimbulkan gejala atau keluhan. Namun, pada kondisi yang berat beberapa gejala yang mungkin timbul antara lain:

  • Merasa seperti sedang duduk di atas bola
  • Pendarahan vagina
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri panggul
  • Sulit saat buang air kecil
  • Sulit saat menggerakkan perut
  • Merasa tidak nyaman saat berjalan
  • Merasa seperti ada sesuatu yang keluar dari vagina

Jika Bunda mengalami gejala ini, penting untuk menemui dokter Bunda dan segera menbisakan perawatan. Tanpa perhatian yang benar, kondisi ini bisa mengganggu fungsi usus, kandung kemih, dan seksual Bunda.

Bagaimana mengatasi turun peranakan (prolaps uteri)?

Pengobatan yang diberikan tergantung pada kondisi keparahan rahim Bunda. Jika kondisinya ringan, Bunda mungkin tidak memerlukan pengobatan. Namun jika kondisinya sudah membuat Bunda tidak nyaman atau bahkan parah, ada beberapa prosedur pengobatan yang bisa Bunda pilih. Prosedur pengobatan bisa melalui pembedahan dan tanpa pembedahan.

Prosedur pengobatan atau perawatan tanpa pembedahan bisa dilakukan dengan cara-cara berikut.

  • Penurunan berat badan
  • Melakukan senam Kegel, yaitu latihan dasar panggul untuk memperkuat otot-otot vagina
  • Terapi penggantian esterogen

Penggunaan pessarium, yaitu alat untuk membantu mendorong rahim serta menjaganya menjadi lebih stabil
Prosedur pengobatan dengan pembedahan meliputi:

  • Suspensi rahim, yaitu penempatan kembali rahim pada posisinya dengan cara menyambungkan kembali ligamen-ligamen panggul ataupun menggunakan bahan-bahan lain.
  • Histerektomi, yaitu pengangkatan rahim dari dalam tubuh. Tindakan ini bisa dilakukan melalui vagina atau perut.

Meskipun pembedahan ini seringkali efektif untuk menangani turun peranakan, disarankan untuk tidak menjalani prosedur dengan pembedahan bila Bunda berencana memiliki anak lagi. Kehamilan dan persalinan bisa menyebabkan ketegangan otot panggul yang luar biasa, yang bisa mengganggu perbaikan rahim.

Tambahan untuk bunda yang sedang menyusui si kecil, dan ribet saat mau menyusui karena pakaian yang tidak support untuk menyusui. Tenang Sofeya punya solusinya yaitu Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i . Dan kabar baiknya kini sofeya ada PRODUK BARU yang hadir semakin cantik, penasaran kan bunda bisa  Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Kondisi yang Menyebabkan Wanita Mengalami Turun Peranakan WOW Kok Bisa ?

Tahukah Bunda Bayi Susu Formula Rentan Kelebihan Berat Badan Lhoo?

Tahukah Bunda Bayi Susu Formula Rentan Kelebihan Berat Badan Lhoo?

WHO maupun Kementersi keciln Kesehatan RI merekomendasikan agar bayi mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan kehidupan pertamanya. Namun, beberapa bayi mungkin tidak dapat diberi ASI karena berbagai alasan tertentu. Memang karena ASI ibu tidak keluar, bayi tidak dapat menyusu dengan baik, atau ada juga yang karena ibu tidak ingin menyusui bayinya. Akhirnya, bayi pun diberi susu formula sebagai makanan utamanya. Namun, apa benar bayi susu formula mudah mengalami kelebihan berat badan?

Penelitsi keciln membuktikan bayi susu formula lebih rentan obesitas

ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, sehingga para ibu disarankan untuk memberi bayinya ASI saja selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Namun, beberapa bayi pun kadang sudah diberi susu formula sejak dini karena berbagai alasan. Bunda mungkin harus hati-hati, karena pembersi keciln susu formula pada bayi ternyata dapat membuat bayi kelebihan berat badan. Tidak hanya di masa bayinya, tapi juga dapat berdampak sampai si kecil tumbuh dewasa.

Dilansir dari laman The Guardsi keciln, penelitsi keciln membuktikan bahwa bayi susu botol dapat menjadi obesitas di saat dewasa. Setidaknya sebanyak 20% obesitas pada orang dewasa disebabkan oleh kelebihan makan di masa bayi, seperti yang dikatakan oleh Profesor Atul Singhal dari MRC Childhood Nutrition Research Centre di Institute of Child Health di London.

Mengapa bayi susu formula dapat kelebihan berat badan dibanding bayi ASI?

Ternyata memang ada banyak alasan yang dapat menjelaskan mengapa bayi susu formula atau bayi botol susu dapat mengalami kelebihan berat badan.

1. Formula lebih mudah dikonsumsi bayi

Bayi botol susu lebih rentan mengalami kelebihan makan karena si kecil akan menelan semua susu yang diberikan melalui botol dengan mudah. Susu yang diberikan mungkin lebih dari yang si kecil butuhkan, sehingga hal ini dapat meningkatkan nafsu makannya di kemudsi keciln hari. Sedangkan, bayi ASI harus lebih bekerja keras untuk mendapatkan ASI. Ia juga lebih mampu untuk membatasi sendiri asupan ASI yang si kecil isap dari payudara ibu, sehingga si kecil lebih dapat mengontrol nafsu makannya.

2. Susu formula mengandung protein dan lemak lebih banyak

dilihat dari kandungannya, susu formula mengandung tinggi protein, tinggi lemak, dan tinggi gula. Hal ini tentu dapat membuat bayi susu formula lebih mudah mengalami kelebihan asupan kalori, sehingga lebih mudah mengalami kenaikan berat badan.

Bayi susu formula dapat mengonsumsi sekitar 70% protein lebih banyak dibandingkan bayi ASI pada ussi kecil 3-6 bulan. Hal ini tidak baik karena asupan protein yang sangat tinggi dapat merangsang pelepasan hormon insulin yang lebih banyak. Akibatnya, terjadi penumpukan lemak yang lebih banyak dalam tubuh bayi.

3. Susu formula dapat meningkatkan nafsu makan bayi

Bayi susu formula dapat menjadi kurang sensitif terhadap leptin di kemudsi keciln hari. Leptin merupakan hormon yang mengatur nafsu makan dan lemak tubuh. Kurangnya sensitivitas tubuh terhadap leptin dapat membuat nafsu makan bayi menjadi besar, sehingga makan berlebih. Pada akhirnya, hal ini menyebabkan bayi mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Menyusui bayi ASI diyakini dapat memberikan dampak positif pada kadar leptin selama masa bayi dan balita. Hal ini membuat bayi lebih mengenal kondisi “lapar dan kenyang” dalam tubuhnya, sehingga si kecil dapat mengatur sendiri asupan makannya agar tidak berlebihan.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Tahukah Bunda Bayi Susu Formula Rentan Kelebihan Berat Badan Lhoo?

Memelihara Kucing Buat Bunda Sulit Hamil, Benarkah?

Memelihara Kucing Buat Bunda Sulit Hamil, Benarkah?

Bila Bunda sedang berencana hamil, Bunda mungkin sering mendengar kata orang bahwa memelihara kucing membuat mandul. Atau bila Bunda sedang hamil, mungkin bukan sekali-dua kali Bunda mendengar orang bilang bahwa adanya kucing yang mondar-mandir di rumah akan memengaruhi kehamilan dan jabang bayi Bunda nantinya.

Kehamilan yang sehat dan lancar tentu menjadi impian setiap wanita, termasuk Bunda. Tapi di sisi lain, Bunda juga tidak sampai hati untuk mendepak Si Manis kesayangan keluar dari rumah. Bagaimanapun juga, kucing peliharaan Bunda adalah bagian dari keluarga. Hewan peliharaan memberikan Bunda begitu banyak cinta dan kebahagiaan layaknya anak sendiri.

Jangan khawatir, Bunda kini dapat duduk tenang sambil memangku kucing kesayangan Bunda. Tidak apa untuk tetap memelihara kucing berkeliaran di rumah selama Bunda sedang merencakan kehamilan atau sedang hamil. Tapi Bunda harus ekstra hati-hati saat membersihkan kandang dan kotidak pup si kucing. Bukan karena kucing Bunda yang berbahaya, namun parasit bersel tunggal yang disebut toksoplasma yang dapat terbawa oleh kucing.

Apa efeknya bila ibu hamil tertular toksoplasma?

Kotoran kucing dapat mengandung parasit penyebab infeksi yang disebut toksoplasma. Toksoplasmosis biasanya tidak menjadi masalah bagi kebanyakan orang. Gejalanya mirip seperti flu biasa. Individu yang terinfeksi tokso mungkin mengalami demam ringan, batuk, sakit kepala, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar leher. Bila Bunda tertular toksoplasma saat Bunda sedang hamil, atau bahkan beberapa bulan sebelum Bunda hamil, parasit ini dapat menyebabkan cacat lahir serius seperti kerusakan mata dan otidak pada janin. Sekitar setengah dari bayi yang terinfeksi tokso lahir prematur.

Kerusakan lainnya dapat timbul berminggu-minggu, bulanan atau tahunan setelah kelahiran, termasuk kerusakan hati dan limpa, ketulian atau gangguan pendengaran, penyakit kuning, kerusakan mata dan masalah penglihatan, diare, muntah, masalah makan, dan ruam kulit. Ada juga kemungkinan hubungan antara infeksi tokso dan ketidaksuburan, dan juga keguguran, pada wanita yang sedang merencanakan kehamilan.

Bunda mungkin dapat terinfeksi tokso saat menangani kotoran kucing dan tidak segera mencuci tangan Bunda, kemudian menelan jejak virus saat menyentuh makanan, tetapi kemungkinan ini sangat kecil. Risiko tertular toksoplasma selama kehamilan adalah rendah. Bila Bunda sudah lama memelihara kucing di rumah, sangat mungkin bahwa Bunda sudah pernah mengidap tokso sebelumnya — ini adalah pertanda baik! Setelah terinfeksi, tubuh akan otomatis membangun antibodi untuk melindungi diri dari infeksi berulang. Jadi setelah Bunda mendapat tokso (yang mungkin tidak Bunda sadari sebelumnya), Bunda tidak dapat terinfeksi kembali. Bila tes laboratorium membuktikan bahwa Bunda sudah memiliki antibodi tokso, hampir tidak mungkin paparan selama dan menjelang kehamilan akan menyebabkan dampak kesehatan buruk bagi calon bayi Bunda.

Mengapa kecil kemungkinan untuk tertular tokso dari kucing peliharaan Bunda?

Kucing, seperti manusia, hanya dapat tertular tokso sekali saja. Oleh karena itu, Si Manis kesayangan Bunda menyebarkan parasit hanya satu kali selama berada dalam perawatan Bunda. Kucing mendapatkan parasit toksoplasma dari makan tikus atau burung yang terinfeksi tokso, atau bila ia makan daging mentah untuk makanannya sehari-hari. Setelah kurang lebih 3-10 hari, kucing akan rentan menyebarkan parasit yang tertanam dalam fesesnya selama dua minggu. Tapi, parasit tidak langsung menular begitu kucing Bunda pup. Dibutuhkan satu sampai lima hari untuk feses kucing menjadi sangat menular. Tentu ini dengan anggapan bahwa kucing Bunda baru pertama kali tertular tokso saat Bunda sedang merencanakan/dalam masa kehamilan.

Santai. Bunda tidak dapat secara langsung mendapatkan tokso dari kucing Bunda. Risiko penularan langsung dari kucing ini akan meningkat bila dibarengi dengan anggapan bahwa Bunda tidak pernah tertular tokso sebelumnya, misalnya baru sebentar memelihara kucing berjarak sangat dekat dengan perencanaan kehamilan Bunda, atau Bunda membiarkan kandang kucing atau rumah Bunda terlantar berserakan dengan kotoran kucing lebih dari satu hari. Ini juga mengasumsikan bahwa Bunda membersihkan kotidak pup kucing Bunda langsung dengan lidah atau menyerok pup dengan tangan kosong. Setelahnya kemudian meracik sandwich untuk makan siang tanpa cuci tangan.

Tapi tetap saja, menurut Center for Disease Control tokso adalah penyebab utama dari kematian akibat keracunan makanan. Parasit ini ditularkan melalui mulut, sehingga menyentuh mulut dengan tangan yang terkontaminasi dapat mengakibatkan infeksi. Bahkan bila Bunda tidak memiliki kucing, Bunda masih dapat terkena kontidak dengan tokso dari menangani atau makan daging mentah, atau tidak mencuci tangan sebelum makan setelah menyentuh tanah yang terinfeksi tokso. Organisme ini terutama ditemukan pada daging babi, daging sapi, daging kambing. Tokso juga ditemukan pada burung dan tikus.

Cara mencegah penularan toksoplasma dari memelihara kucing

Kemungkinan tertular toksoplasma selama kehamilan termasuk rendah. Dan bila Bunda memelihara kucing, kemungkinannya bahkan lebih tinggi bahwa Bunda sudah tertular penyakit itu, dan ini akan membangun kekebalan tubuh terhadap parasit tersebut. Calon jabang bayi Bunda kemungkinan tidak akan berisiko apapun.

Tapi bila Bunda tidak pernah terkena tokso atau bila Bunda tidak yakin, sangat penting untuk melindungi diri Bunda dari sekarang. Bila parasit melintas plasenta dalam trimester pertama kehamilan (terutama di bulan kedua), tokso sangat dapat merusak janin. Masalah dapat berkisar dari kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah, cacat sistem saraf pusat serius, dan bahkan lahir mati. Jangan biarkan informasi ini menghantui Bunda. Gunakan ini sebagai cara untuk melindungi Bunda berdua.

Jadilah calon ibu yang bijak dan ikuti langkah berikut:

  • Bila kucing Bunda tidak terinfeksi, tidak apa untuk tetap membiarkannya seliweran di rumah: Jangan biarkan mereka makan daging mentah dan jaga mereka tetap dalam rumah sesering mungkin (di mana mereka tidak dapat makan tikus atau burung yang mungkin terinfeksi dantidak bersosialisasi dengan kucing liar yang mungkin terinfeksi).
  • Jauh-jauh dari kotidak pup kucing Bunda! Kandang dan kotidak pup harus dibersihkan setiap hari, tapi minta orang lain untuk melakukannya.
  • Jauh-jauh dari kucing liar dan jangan memegang kucing yang tidak familiar dengan Bunda
  • Hindari berkebun di tanah yang mungkin terkontaminasi dengan kotoran kucing. Selalu pakai sarung tangan khusus berkebun.
  • Cuci buah dan sayuran secara menyeluruh (tanah tempat sayur dan buah jatuh saat panen mungkin terkontaminasi).
  • Jangan makan daging mentah atau kurang matang. Masak semua daging secara menyeluruh. Daging mentah, kurang matang, atau yang diawetkan adalah faktor risiko utama untuk infeksi toksoplasma.
  • Praktikkan kebersihan pribadi yang baik. Selalu cuci tangan setelah memegang feses binatang atau manusia, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, dan sebelum dan sesudah berkebun

Tindakan pencegahan ini sudah cukup ampuh untuk mencegah Bunda dari tertular toksoplasma, bahkan bila Bunda memiliki kucing yang terinfeksi. Namun, bila Bunda masih khawatir Bunda mungkin telah terkena toksoplasmosis, konsultasikan dengan dokter Bunda untuk menjalani tes darah guna mengetahui apakah Bunda kebal terhadap penyakit ini. Selain itu, juga bawa kucing Bunda ke dokter hewan untuk menjalani tes apakah ia telah terinfeksi toksoplasmosis.

Bila kucing Bunda terbukti positif membawa parasit toksoplasmosis, Bunda dapat memutuskan untuk menempatkan dia dalam penitipan hewan atau menitipkan mereka untuk hidup sementara dengan orang lain selama enam minggu sampai ia tidak lagi menular.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Memelihara Kucing Buat Bunda Sulit Hamil, Benarkah?

Sering Merasa Lelah Saat Hamil, Sudahkah Tahu Penyebabnya?

Sering Merasa Lelah Saat Hamil, Sudahkah Tahu Penyebabnya?

Selama hamil, Bunda mungkin mengalami sejumlah masalah menjengkelkan yang tidak berbahaya namun tetap bikin tidak nyaman beraktivitas. Salah satu masalah yang paling umum dikeluhkan wanita hamil adalah cepat lemas dan kelelahan. Apa sebabnya, dan apakah normal bila Bunda terus-terusan merasa lelah saat hamil?

Penyebab cepat lelah saat hamil

Wanita sering merasa cepat lemas dan kelelahan saat hamil karena perubahan hormon \ selama kehamilan. Seiring bertambahnya usia kehamilan, metabolisme tubuh ibu meningkat yang kemudia memengaruhi peningkatan hormon progesteron. Tingginya kadar progesteron dalam tubuh inilah yang membuat ibu hamil cepat merasa ngantuk dan kelelahan.

Masa kehamilan juga menyebabkan sejumlah perubahan besar pada fisik ibu. Dimulai dari trimester awal di mana tubuh akan bekerja lebih keras untuk menyiapkan plasenta dan memberikan segala macam dukungan gizi bagi pembentukan sel-sel janin, kemudian rasa lelah itu dapat muncul kembali di trimester akhir kehamilan.

Sekitar usia kehamilan 30-34 minggu, perut ibu yang makin membesar memberikan tekanan yang lebih berat pada tubuhnya sehingga ibu merasa cepat lelah saat hamil. Bahkan, Bunda juga rentan mengalami kaki kram dan sakit pinggang di masa-masa ini sebagai akibatnya. Di usia kehamilan ini, bayi juga sudah aktif bergerak dan menendang perut, yang membuat ibu merasa tidak nyaman.

Terlepas dari berbagai perubahan hormon dan fisik selama kehamilan, ibu rentan mengalami lelah saat hamil dikarenakan dipengaruhi oleh stres dan kegelisahan menunggu persalinan. Kondisi psikologis ini dapat mengurangi waktu istirahat sehingga bumil cenderung merasa lelah.

Rasa lelah yang dialami oleh ibu hamil dapat berbeda-beda. Ada yang merasa sangat lelah, dan ada juga yang tidak bergitu merasakannya. Biasanya rasa lelah saat hamil lama kelamaan akan berkurang pada minggu ke 12 sampai minggu ke 14. Setelah melewati minggu tersebut, energi Bunda dapat kembali normal lagi sehingga Bunda merasa lebih fit dan bertenaga.

Kelelahan saat hamil yang harus diperiksakan ke dokter

Jika Bunda masih merasa lelah bahkan setelah cukup makan dan beristirahat, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab Bunda merasa cepat lelah saat hamil, seperti:

  • Kelelahan yang diikuti dengan rasa lapar dan haus terus-menerus, dapat menandakan gejala diabetes gestasional
  • Kelelahan yang tidak hilang-hilang meskipun sudah beristirahat
  • Kelelahan yang diikuti dengan gejala seperti demam, sakit tengggorokan, dan pembengkakan kelenjar
  • Rasa kelelahan yang parah diiikuti dengan mual, muntah, dan frekuensi buang air kecil semakin sering. Ini dapat menandakan gejala kehamilan ektopik alias hamil di luar kandungan.
  • Kelelahan saat hamil yang tak kunjung mereda mungkin pertanda depresi

Lelah karena kebanyakan aktivitas umumnya akan hilang dalam waktu beberapa hari atau setelah Bunda cukup beristirahat. Namun kelelahan saat hamil yang tidak kunjung memulih patut Bunda waspadai. Ini mungkin pertanda Bunda mengalami depresi saat hamil.

Sederhananya, depresi merupakan reaksi tubuh yang dapat dipicu oleh stres akut akibat tubuh memproduksi hormon stres kortisol secara berlebihan. Banyaknya hormon kortisol dalam tubuh dibaca oleh otak sebagai adanya ancaman dari luar yang perlu dilawan atau dihindari.

Untuk mencegah kehadapatn energi, otak pun memerintahkan tubuh untuk beristirahat. Akibatnya, Bunda jadi sangat kelelahan dan tidak bertenaga. Padahal, orang yang depresi sebenarnya tidak sedang menghadapi ancaman yang harus dilawan atau dihindari secara fisik.

Depresi secara tidak langsung meminta Bunda untuk berhenti sejenak dari hal-hal yang membebani mental Bunda. Entah itu masalah keluarga, masalah keuangan, atau trauma akibat kehilangan orang yang dicintai. Namun, karena tubuh tidak dapat “berbicara” langsung pada Bunda, salah satu tanda yang ditunjukkan merupakan rasa lelah berlebihan. Seseorang yang mengalami depresi sering tidak ingin melakukan aktivitas apapun, merasa kelelahan sepanjang hari, kehilangan nafsu makan, hingga merasa putus asa dan nelangsa.

Bagaimana mengendalikan kelelahan saat hamil?

  • Jangan sepelekan istirahat. Kehamilan merupakan momen spesial dalam hidup seorang ibu. Jika memang tidak sanggup melakukan semua pekerjaan seperti sebelum hamil jangan pernah dipaksakan. Tidur siang dapat menjadi rutinitas yang tepat untuk ibu hamil untuk menyiasati rasa kelelahannya meskipun itu hanya 15 menit.
  • Sesuaikan jadwal bekerja. Kurangi jam kerja untuk istirahat lebih.
  • Lakukan olahraga ringan, seperti berjalan-jalan, atau berenang.
  • Buat jadwal istirahat teratur seperti pergi dan bangun tidur di waktu yang sama
  • Pastikan untuk makan-makanan yang bergizi seimbang. Makan lebih banyak dari sebelum hamil, dalam anjuran Kemenkes RI tahun 2013 , setidaknya Ibu hamil pada trimester 1 meningkatkan asupannya sebesar 180 kal, dan pada trimester 2 dan 3 meningkat menjadi 300 kal. Makanan bumil harus mengandung karbohidrat (beras, kentang, bihun, mi, roti, makaroni,,dll), zat pembangun (ayam, ikan, daging, telur, hati. Susu, kacang, tahu, tempe, keju), dan zat pengatur (sayur-sayuran, dan buah-buahan segar). Usahakan konsumsi makanan dengan porsi kecil dan frekuensi sering.
  • Pastikan tidak dehidrasi, minum air yang banyak, bumil membutuhkan peningkatan kebutuhan air putih selama kehamilan. Berdassarkan anjuran Kemenkes RI 2013, baik di trimester 1,2 , dan 3 kecukupan air bumil harus ditambah setidaknya sebanyak 300 ml dari biasanya 8 gelas per hari.
  • Kelola stres dan emosi saat hamil

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Sering Merasa Lelah Saat Hamil, Sudahkah Tahu Penyebabnya?

Ini yang terjadi bila Tubuh Ibu Terlalu Kurus Sebelum Hamil?

Ini yang terjadi bila Tubuh Ibu Terlalu Kurus Sebelum Hamil?

Apakah berat badan Bunda sudah dalam rentang normal? Bila Bunda ingin hamil, berat badan menjadi suatu hal yang harus Bunda persiapkan. Berat badan normal sebelum hamil bisa meningkatkan peluang Bunda untuk memiliki kehamilan yang sehat. Namun, bila berat badan Bunda gemuk atau kurus sebelum hamil, komplikasi saat kehamilan bisa saja terjadi. Hal ini tidak hanya berdampak buruk bagi Bunda, tetapi juga calon bayi Bunda.

Pentingnya berat badan sebelum hamil

Tidak hanya berdampak buruk bagi kehamilan Bunda, berat badan sebelum hamil juga bisa memengaruhi kesuburan Bunda. Menurut National Institutes of Health, mempunyai berat badan kurang, kelebihan berat badan, atau obesitas bisa meningkatkan risiko ketidaksuburan.

Berat badan sebelum hamil juga menentukan berapa berat badan yang harus Bunda capai saat hamil agar Bunda mempunyai kehamilan yang sehat. Bila Bunda memiliki tubuh kurus sebelum hamil, artinya Bunda harus meningkatkan berat badan Bunda saat hamil lebih banyak. Namun, ini bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih bila Bunda mengalami masalah saat hamil, seperti morning sickness atau hiperemesis gravidarum.

Oleh karena itu, disarankan bagi Bunda untuk mempersiapkan tubuh Bunda terlebih dahulu sebelum hamil agar Bunda lebih mungkin memiliki kehamilan yang sehat. Salah satunya yaitu dengan cara menbisakan berat badan normal Bunda. Bunda dikatakan mempunyai berat badan normal bila Bunda memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) sebesar 18,5-24,9.

Bagaimana bila memiliki tubuh kurus saat hamil?

Mempunyai berat badan kurang atau kurus sebelum hamil membuat Bunda cenderung tetap kurus saat hamil. Berat badan kurang saat hamil tentu bisa berdampak pada kehamilan Bunda. Bila Bunda mempunyai berat badan kurang saat mulai hamil atau bila Bunda tidak berhasil menaikkan cukup berat badan saat hamil, Bunda akan berisiko lebih besar untuk mempunyai kelahiran prematur dan janin lebih kecil dari usia kehamilan (small for gestational age/ SGA). Pada akhirnya, Bunda akan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).

Hal tersebut bisa menempatkan bayi pada sejumlah masalah. BBLR bisa meningkatkan risiko bayi Bunda untuk meninggal dunia setelah dilahirkan. Sebuah penelitian dari University of Maryland School of Public Health tahun 2013 menunjukkan bahwa wanita yang tidak cukup menaikkan berat badannya selama kehamilan mempunyai risiko lebih tinggi untuk kehilangan bayinya pada satu tahun pertama kehidupan. Penelitian ini meneliti tentang hubungan antara kenaikan berat badan ibu saat hamil, IMT ibu sebelum hamil dan selama kehamilan, serta angka kematian bayi.

Tidak hanya itu, bayi BBLR juga bisa meningkatkan risiko masalah nutrisi dan perkembangan di awal-awal kehidupannya. Hal ini kemudian bisa meningkatkan risiko kesehatan di masa dewasanya, seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Semakin kecil berat bayi yang lahir, maka risiko bayi mengalami masalah kesehatan di kehidupannya kelak juga semakin besar.

Apa yang harus dilakukan bila punya tubuh kurus sebelum hamil?

Yang harus dilakukan adalah menaikkan berat badan Bunda sampai mencapai berat badan normal (cek menggunakan IMT) sebelum hamil. Ini bisa dilakukan dengan cara meningkatkan asupan makan Bunda, dengan memerhatikan makanan bergizi seimbang tentunya.

Bila Bunda sudah terlanjur hamil tapi berat badan Bunda masih kurang, maka Bunda harus berusaha menaikkan berat badan Bunda lebih banyak selama kehamilan. Ini membantu untuk mencegah berbagai komplikasi yang bisa ditimbulkan akibat berat badan kurang selama kehamilan. Bila Bunda mempunyai berat badan kurang sebelum hamil (IMT kurang dari 18,5), Bunda harus menaikkan berat badan selama kehamilan sebesar 13-18 kg.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Ini Yang Terjadi Bila Tubuh Ibu Terlalu Kurus Sebelum Hamil?

10 Fakta Menarik Seputar Bayi Baru Lahir yang Belum Diketahui

10 Fakta Menarik Seputar Bayi Baru Lahir yang Belum Diketahui

Di balik tubuh mungil, wajah menggemaskan, dan kulitnya yang lembut, ada segudang fakta menarik yang jarang diketahui banyak orang tentang bayi baru lahir — mungkin ibunya sendiri juga belum mengetahuinya. Apa sajakah itu?

Ketika baru lahir, bayi menangis tanpa mengeluarkan air mata

Bayi baru lahir tidak memproduksi air mata hingga berusia beberapa minggu. Hal ini terjadi lantaran kelenjar air matanya belum benar-benar berkembang dengan sempurna. Setelah berumur sekitar 2-3 bulan barulah bayi menangis dengan disertai linangan air mata. Sebab di usia itu produksi air mata bayi semakin meningkat.

Bayi baru lahir mempunyai tanda lahir

Umumnya setiap bayi baru lahir mempunyai minimal satu tanda lahir. Ini bukanlah kelainan, namun memang normal. Sekitar 80 persen bayi dilahirkan dengan mempunyai tanda lahir. Tanda lahir terjadi saat pembuluh darah kecil di bawah kulit melebar saat persalinan. Tanda lahir muncul dalam berbagai bentuk, warna, dan ukuran. Biasanya tanda lahir ini akan menghilang dengan sendirinya saat anak berusia tiga tahun. Namun beberapa tanda lahir akan menetap, bahkan melebar.

Bayi baru lahir mempunyai 300 tulang

Tidak seperti orang dewasa, jumlah tulang bayi saat baru lahir sebanyak 300. Namun seiring bertambahnya usia, jumlah tulang berkurang menjadi 206 lantaran beberapa tulang telah menyatu. Misalnya, tengkorak bayi mempunyai beberapa tulang lunak yang saling tumpang tindih selama melahirkan untuk memudahkan bayi keluar dari vagina ibu. Sebelum tengkorak tumbuh sepenuhnya, itu hanya area yang licin dan sensitif.

Bayi baru lahir tidak mempunyai tempurung lutut

Bayi lahir tanpa mempunyai tempurung lutut. Bayi hanya memilki tulang rawan (kartilago) pada lututnya sebelum akhirnya tulang tempurung lutut benar-benar muncul di usia enam bulan.

Bayi baru lahir sudah dapat mendengar, mencium dan melihat dengan baik

Saat baru lahir, kemampuan mendengar bayi belum sempurna, karena telinga tengahnya masih terisi cairan, yang sedikit mengganggu pendengaran. Namun bayi dapat mengenali suara ibunya, suara yang selalu didengarnya paling jelas saat bayi masih berada dalam kandungan. Oleh karena itu, bayi merespon lebih baik suara ibunya dibanding suara orang lain. Bayi baru lahir yang tertidur pun dapat mengenali suara ibunya hanya satu kata, dan dapat mengaktifkan otak yang berhubungan dengan kemampuan bahasanya.

Bahkan penciumannya pun akan meningkat pada tahap ini. Namun penglihatannya tidak terlalu baik. Bayi yang baru lahir mengalami rabun jauh. Bayi baru dapat melihat benda atau apapun dalam jarak 8 sampai 12 inci darinya. Hal ini disebabkan karena otak bayi tidak dapat memproses informasi sekitar 8 sampai 15 inci. Otak bayi mengandung sekitar 100 miliar neuron, itulah sebabnya mereka memperhatikan semua yang ada disekelilingnya. Dibutuhkan beberapa minggu agar bayi membedakan secara visual antara ibunya dan orang dewasa lainnya.

Bayi baru lahir mengenali lagu yang didengar saat masih dalam kandungan

Bayi dapat mengenali lagu yang didengar saat di dalam rahim sampai empat bulan setelah kelahiran. Oleh karena itu, saat bayi sedang rewel dapat dicoba memberikan lagu-lagu yang biasa didengar saat hamil, karena dapat saja membuat bayi lebih tenang.

Bayi baru lahir memasukkan apapun ke dalam mulut

Bayi baru lahir terkadang memasukkan jari ke mulutnya. Beberapa bulan kemudian, ketika sudah dapat memegang benda, bayi pun cenderung memasukkan segala benda ke mulutnya. Penelitian di Prancis menunjukkan bayi yang baru lahir memang mempunyai naluri untuk meletakkan segala sesuatu di mulut mereka sebagai bagian dari upaya bertahan hidup. Karena memasukkan sesuatu ke mulut diartikan sebagai kemampuan untuk dapat makan.

Bayi laki-laki baru lahir mempunyai payudara dan mengalami ereksi

Bayi laki-laki lahir dengan payudara yang sedikit membengkak. Ini dikarenakan bayi menerima asupan hormon perempuan dari plasenta sebelum kelahiran. Hal ini juga terjadi pada bayi perempuan baru lahir.

Ereksi juga dapat dialami bayi laki-laki, yang umumnya terjadi sebelum mereka buang air kecil. Sementara itu testis bayi baru lahir seringkali sulit dirasakan, hal ini karena otot yang melekat pada testis menariknya ke dalam pangkal paha dengan cepat saat area genitalnya disentuh atau karena udara dingin

Bayi baru lahir akan kehilangan rambut

Saat lahir, seluruh kulit tubuh bayi ditumbuhi rambut-rambut halus, yang disebut lanugo. Rambut-rambut akan rontok secara perlahan, sehingga sering kali tidak disadari. Lanugo akan benar-benar menghilang tidak lama kemudian.

Bayi baru lahir memilki feses pertama yang berwarna hitam kehijauan

Feses pertama bayi terdiri dari zat lengket gelap yang disebut mekonium. Feses pertama bayi diproduksi bayi baru lahir di dua hari pertama hidupnya. Jangan khawatir jika warnanya hijau tua kehitaman. Lama kelamaan warna hijau tua mekonium akan berubah jadi hijau kecokelatan, lalu berubah menjadi kuning dengan tekstur yang lebih padat.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / 10 Fakta Menarik Seputar Bayi Baru Lahir yang Belum Diketahui

Waspadai, Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Susu Mentah. Ini Bahayanya!

Waspadai, Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Susu Mentah. Ini Bahayanya!

Minum susu bukan hanya menjadi pelengkap untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi ibu hamil, tetapi juga mempunyai peran penting dalam menyediakan zat gizi penting yang diperlukan janin. Namun, bagaimana dengan susu mentah, apakah aman bagi ibu hamil?

Apa itu susu mentah?

Susu mentah atau raw milk adalah susu dari sapi, kambing, domba, atau binatang perah lainnya yang belum diproses atau dipasteurisasi. Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan yang berkisar dari suhu 70-75 derajat celcius selama beberapa detik untuk membunuh bakteri jahat yang bisa menyebabkan penyakit di dalam susu.

Kebanyakan orang menganggap susu mentah yang langsung dikonsumsi dari hewan perah bisa mempertahankan nutrisi penting yang hilang dalam proses pasteurisasi. Ada juga yang mengatakan bila susu mentah lebih mudah dicerna, dan membantu membangun kekebalan tubuh secara alami.

Meski begitu, para ahli sudah memperingatkan bahwa susu mentah berpotensi mengandung bakteri. Susu mentah bisa membawa bakteri berbahaya dan kuman lainnya yang dapat membuat Bunda lebih rentan mengalami diare, kram perut, dan bahkan muntah. Pada kasus yang jarang terjadi, konsumsi susu mentah juga bisa mengganggu ginjal, menimbulkan kelumpuhan bahkan kematian.

Lembaga pengawasan makanan di Amerika Serikat (FSA atau The Food Standards Agency) telah memperingatkan bahaya mengonsumsi susu yang belum diolah. Selain itu, sebuah studi juga telah mengklaim bahwa susu mentah membuat orang 100 kali lebih mungkin mengalami sakit dibandingkan mereka yang mengkonsumsi susu yang telah dipasteurisasi.

Bolehkah ibu hamil minum susu mentah?

Jelas, jawabannya adalah tidak. Tidak aman bagi ibu hamil untuk minum susu mentah yang belum diolah atau tidak dipasteurisasi. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengonsumsi susu jenis ini dan juga produk makanan yang terbuat dari susu yang belum dipasteurisasi.

Tidak hanya wanita hamil saja, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan Departemen Pertanian Amerika Serikat, bayi dan anak-anak juga sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi susu mentah yang belum dipasteurisasi karena berisiko tinggi terkena penyakit serius yang bisa mengancam jiwa.

Apa saja risiko yang ditimbulkan bila ibu hamil minum susu mentah?

American Academy of Pediatrics juga mengatakan bila wanita hamil yang minum susu mentah akan berisiko lebih tinggi terkena infeksi Toksoplasmosis. Toksoplasmosis adalah infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Bila parasit tersebut menyerang pada ibu hamil, maka si ibu akan lebih rentan mengalami masalah keguguran, kelahiran mati, atau toksoplasmosis kongenital yang menimbulkan kerusakan otak, gangguan pendengaran, dan gangguan penglihatan pada bayi pada saat atau beberapa bulan atau tahun setelah dilahirkan.

Selain itu, susu mentah yang tidak dipasteurisasi juga bisa membawa mikroba penyebab penyakit. Misalnya listeria monocytogenes penyebab infeksi bakteri yang disebut Listeriosis. Meskipun listeriosis relatif jarang terjadi, namun infeksi bisa sangat mematikan bagi ibu hamil. Pasalnya infeksi ini bisa menyebabkan bayi lahir mati atau keguguran serta kelahiran prematur. Sedangkan dua per tiga bayi yang terinfeksi listeriosis dari ibunya sangat mungkin mengalami sepsis, pneumonia dan meningitis.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Waspadai, Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Susu Mentah. Ini Bahayanya!

Perlu Waspadai Bun, 3 Jenis Keguguran pada Ibu Hamil!

Perlu Waspadai Bun, 3 Jenis Keguguran pada Ibu Hamil!

Keguguran alias miscarriage atau spontaneous abortion adalah gagalnya kehamilan secara spontan sebelum usia kehamilan 20 minggu, atau sebelum janin bisa hidup di luar kandungan. Sekitar 10-20% kehamilan biasanya berakhir dengan keguguran. Namun angka tersebut masih bisa lebih tinggi lagi, karena sebagian besar wanita tidak mengetahui bahwa ia hamil, dan baru menyadarinya setelah keguguran.

Keguguran paling sering terjadi pada usia kehamilan kurang dari 8 minggu. Keguguran perlu dibedakan dengan bayi yang meninggal setelah usia kehamilan 20 minggu, karena ini tidak disebut sebagai keguguran, melainkan disebut sebagai lahir mati (stillbirth).

Penyebab keguguran

Keguguran bisa terjadi disebabkan oleh berbagai macam penyebab, namun tidak semua kasus keguguran penyebabnya bisa ditemukan. Meskipun begitu, sebagian besar penyebab keguguran bukanlah kesalahan ibu.

Penyebab keguguran yang paling sering diperkirakan adalah karena adanya kelainan kromosom bayi. Apabila bayi memiliki kelebihan atau kekurangan kromosom, maka bayi tidak bisa berkembang secara normal. Diperkirakan 2 dari 3 kasus keguguran disebabkan oleh karena kelainan kromosom.

Selain kelainan kromosom, faktor lain yang bisa menyebabkan keguguran di antaranya adalah:

  • Masalah pada plasenta
  • Usia ibu, semakin tua usia ibu maka risiko mengalami keguguran semakin tinggi
  • Kebiasaan ibu merokok
  • Masalah kesehatan ibu, seperti diabetes melitus, hipertensi, hipertiroid atau hipotiroid
  • Infeksi virus atau bakteri

Jenis-jenis keguguran

Ada berbagai macam jenis keguguran berdasarkan dunia medis. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Threatened miscarriage/abortus terancam
  • Incomplete miscarriage/abortus inkomplit
  • Complete miscarriage/abortus komplit
  • Abortus terancam, jenis keguguran yang masih bisa diselamatkan

Ibu hamil yang mengalami abortus terancam biasanya akan mengeluhkan munculnya perdarahan dari jalan lahir berupa flek-flek yang berwarna merah terang atau agak kecoklatan, dan terkadang disertai dengan rasa nyeri perut bagian bawah atau nyeri punggung bawah. Bila Bunda mengalami hal tersebut, segera datang ke dokter spesialis kandungan untuk dilakukan pemeriksaan dalam serta USG untuk mengetahui kondisi janin.

Ibu hamil dengan abortus terancam harus istirahat bed rest selama beberapa hari dan menghindari aktivitas yang terlalu berat, setidaknya selama dua minggu. Disarankan pula untuk tidak melakukan hubungan seksual karena bisa memicu terjadinya keguguran.

Abortus inkomplit dan komplit

Pada abortus inkomplit, proses kehamilan tidak bisa dilanjutkan lagi karena sebagian dari janin telah keluar dari rahim. Ibu hamil akan mengalami perdarahan yang lebih banyak disertai rasa nyeri perut yang semakin memberat. Pada darah yang keluar bisa ditemukan benda seperti daging yang keluar dari jalan lahir.

Sedangkan abortus komplit adalah proses keguguran di mana janin telah keluar sepenuhnya dari rahim. Untuk mengetahui dengan pasti, perlu dilakukan pemeriksaan dalam oleh dokter spesialis kandung dan akan dilanjutkan dengan pemeriksaan USG. Tergantung dari hasil pemeriksaan, dokter bisa memberikan obat-obatan saja atau perlu dilakukan kuret untuk membersihkan rahim.

Waspadai perdarahan saat hamil

Selain ketiga jenis keguguran yang telah dijelaskan diatas, masih ada lagi jenis-jenis yang lain. Namun yang perlu Bunda pahami adalah bahwa setiap perdarahan saat sedang hamil muda merupakan ancaman bagi bayi dalam kandungan Bunda sehingga apabila Bunda sebagai ibu hamil mengalami hal tersebut janganlah ragu untuk segera memeriksakan kandungan Bunda.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Perlu Waspadai Bun, 3 Jenis Keguguran pada Ibu Hamil!

Bayi Terlilit Tali Pusar Dalam Kandungan, Seberapa Fatalkah Sebenarnya ?

Bayi Terlilit Tali Pusar Dalam Kandungan, Seberapa Fatalkah Sebenarnya ?

Bayi terlilit tali pusar atau nuchal cord merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada kandungan. Kondisi ini mengkhawatirkan karena dalam beberapa kasus, leher bayi dapat tercekik tali pusarnya sendiri. Namun begitu, bayi terlilit tali pusar mungkin juga tidak sangat berbahaya seperti yang Bunda bayangkan selama ini. Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai bayi terlilit tali pusar? Simak di sini.

Apakah bayi terlilit tali pusar umum terjadi?

Tali pusar berfungsi untuk mengantarkan nutrisi dan oksigen dari ibu ke bayi sehingga bayi dapat bertahan hidup dalam kandungan. Adanya masalah pada tali pusar saat kehamilan dapat mengganggu nutrisi dan oksigen yang diterima bayi, sehingga mengakibatkan perkembangan dan pertumbuhan bayi dapat terganggu.

Tali pusar harus dalam keadaan utuh dan baik saat bayi dilahirkan, sehingga bayi masih menerima oksigen sampai bayi bernapas melalui hidungnya. Setelah lahir, setidaknya 2 menit setelah kelahiran, tali pusar boleh dipotong, sehingga bayi kemudian menerima oksigen dari hidung.

Terkadang, tali pusar melilit bagian leher bayi. Kondisi ini dapat terjadi sekitar 20-30% dari kelahiran atau sekitar satu dari tiga bayi mengalami terlilit tali pusar. Tidak hanya pada bagian leher, tali pusar juga dapat melilit anggota badan bayi lainnya. Dalam kandungan, tali pusar yang melilit bayi mungkin tidak menjadi masalah karena tali pusar mengapung dalam cairan ketuban.

Namun, saat bayi akan dilahirkan dan tali pusar melilit bayi, ini mungkin dapat menjadi masalah. Tali pusar dapat melilit leher bayi dan tertekan saat bayi dilahirkan. Sehingga, hal ini kemudian dapat mengurangi oksigen dan nutrisi yang diterima bayi.

Mengapa bayi dapat terlilit tali pusarnya sendiri?

Dilansir dari Babypedia, bayi terlilit tali pusar dapat disebabkan karena bayi terlalu aktif bergerak dalam kandungan. Terlilit tali pusar cenderung terjadi pada bayi yang memiliki tali pusar lebih panjang dibandingkan tali pusar rata-rata. Meski inilah yang biasanya terjadi, tali pusar yang panjang belum terbukti sebagai penyebab sebenarnya dari nuchal cord.

Sebenarnya, sebanyak apa pun bayi bergerak dalam kandungan, lilitan tali pusar tidak akan membahayakan bayi. Tali pusar yang sehat dilapisi oleh jelly yang disebut Wharton’s jelly. Jelly ini berfungsi untuk menjaga agar tali pusar tidak terpengaruh oleh tekanan pembuluh darah, sehingga tekanan ini tidak akan memengaruhi bayi. Karena itu, secara teknis bayi Bunda sebenarnya tidak tercekik, hanya dilingkari saja oleh tali pusar.

Apakah kalau bayi terlilit tali pusar harus dilahirkan lewat operasi caesar?

Banyak orang mengira bahwa bayi yang terlilit tali pusar hanya dapat dilahirkan lewat operasi caesar, tapi ternyata tidak juga.

Seberapa besar bahaya bayi terlilit tali pusar tergantung dari berapa banyak jumlah lilitan tali pusar pada bayi. Jika lilitan tali pusar hanya satu lingkaran pada leher bayi, ini mungkin tidak menjadi masalah serius. Kelahiran normal pun mungkin masih dapat dilakukan sesuai rencana awal.

Tali pusar mungkin sedikit tertekan saat bayi dilahirkan. Namun, begitu kepala bayi keluar dari vagina, dokter atau bidan dapat segera melepaskan lilitan tali pusar dari leher bayi. Sehingga, melahirkan normal pada situasi ini mungkin tidak membahayakan bayi.

Namun, mungkin akan berbeda penanganan jika banyak tali pusar yang melilit bayi. Jika tali pusar banyak melilit sekitar leher atau anggota badan bayi lainnya, ini dapat menjadi masalah serius. Terlebih jika hal ini sampai menyebabkan detak jantung bayi melemah dan aliran darah dari ibu ke bayi terganggu. Operasi caesar mungkin butuh dilakukan agar komplikasi tidak terjadi dan bayi dapat dilahirkan dengan selamat.

Bayi terlilit tali pusar belum tentu berbahaya

Jadi, bayi terlilit tali pusat dapat jadi bahaya tapi dapat jadi juga tidak bahaya. Ini tergantung bagaimana kondisi tali pusar yang melilit bayi. Apakah banyak tali pusar yang melilit bayi? Apakah tali pusar sangat kencang melilit leher bayi sampai mencekiknya dan membuat detak jantungnya melemah? Atau malah tali pusar sangat longgar melilit bayi sehingga mudah untuk dilepaskan?

Jangan khawatir, umumnya lilitan tali pusar tidak membahayakan nyawa bayi. Kebanyakan masalah ini dapat ditangani dengan baik dan jarang menimbulkan komplikasi serius. Yang terpenting, masalah ini dapat ditangani dengan tepat dan cepat. Karena itu, penting bagi Bunda untuk rajin kontrol ke dokter untuk memantau kondisi si buah hati.

Mau tampil cantik saat menyusui. Gamis Menyusui  & Khimar Syar’i dari sofeya solusinya. Oh Iya bund sofeya punya kabar baik untuk bunda sholehah, yaitu promo khimar atau sale price hingga 40 PERSEN Kunjungi : www.sofeya.id

Mau tahu cara pemesanannya secara online silahkan klik Tata Cara Order Di Website

Sofeya Gamis Menyusui / Khimar Syar’i / Gamis Ibu Menyusui / Bayi Terlilit Tali Pusar Dalam Kandungan, Seberapa Fatalkah Sebenarnya ?